Duduk Perkara Anak Bupati Labusel Tersangka UU ITE

Round Up

Duduk Perkara Anak Bupati Labusel Tersangka UU ITE

Tim detikSumut - detikSumut
Minggu, 25 Sep 2022 08:00 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Labuhanbatu Selatan -

Polda Sumatera Utara menetapkan Darnaedi Kurnia Santi sebagai tersangka pelanggaran UU ITE. Wanita yang akrab disapa Nia itu merupakan putri dari Bupati Labuhanbatu Selatan Edimin.

Kasus tersebut bermula dari unggahan akun Facebook atas nama Nia Lim pada 9 November 2021.

"Jangan main status, kalo gentleman bayarlah utangmuuu sama bapakku berapa puluh juta ehhh. Laki-laki suka lawani perempuan apa namanya? bencong. dulu sehingganya lagi menjilatnya wakakaka. putus rasaku uda syarafmu. pengen panggung kan? pengen nampak hebat kan? nih kukasih panggung Andi Syahputra Nasution," tulis postingan Nia Lim di Facebook.


Tidak terima namanya dibawa-bawa, Andi melaporkan Nia ke Polres Labuhanbatu. Laporan itu sesuai Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor STTLP/B/1406/YAN 2.5/XI/2021/SPKT RES-LBH, pada 9 November 2021.

Atas laporan tersebut, para pihak terkait juga sudah dipertemukan untuk mediasi oleh Polres Labuhanbatu. Namun, mediasi itu tak menemui titik terang hingga akhirnya kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Sumut.

10 bulan berproses, Nia kemudian dijadikan tersangka.

"Iya (anak Bupati Labusel) itu sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (21/9/2022).

Hadi mengatakan berkas perkara Nia juga telah dilimpahkan ke kejaksaan dan sedang diteliti. Menurut Hadi tersangka tidak dilakukan penahanan.

"Tidak (ditahan) karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun," sebut Hadi.

Pelapor Minta Anak Bupati Labusel Ditahan

Sementara, pelapor atas nama Andi Syahputra mengapresiasi langkah yang telah dilakukan Polda Sumut. Akan tetapi, dia pun meminta agar polisi menahan terlapor yang telah ditetapkan jadi tersangka.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak Polda Sumut, ternyata keadilan itu masih ada di Sumut. Tetapi harapan saya setelah ditetapkan tersangka kepada terlapor, saya berharap penegakan hukum tetap berjalan yakni si tersangka bisa ditahan agar semakin lebih jelas hukum itu berdiri tegak baik siapapun dia, anak siapapun dia, hukum itu tetap memang berdiri tegak," kata Andi di Mapolda Sumut.

Andi mengatakan dirinya tadi malam baru mengetahui penetapan tersangka setelah satu tahun berjuang mencari keadilan.

"9 November 2021 saya laporkan ini di Polres Labuhanbatu, dilimpahkan bulan Januari tahun 2022 ke Polda Sumut. Saya mendapat pemberitahuan itu semalam, artinya hampir satu tahun," sebut Andi.

Selain itu, Andi juga menjelaskan secara singkat awal mula dia melaporkan anak Bupati Labusel tersebut. Kasus itu bermula dari postingan Facebook.

"Kasusnya ini berawal dari postingan facebook atas nama Nia Lim yang terkonfirmasi pemiliknya adalah Darnedi Kurnia Santi yang juga anak seorang Bupati Labuhanbatu Selatan," sebut Andi.

Kemudian, Andi menyebut bahwa tersangka membuat postingan dengan sejumlah kalimat yang menurutnya itu tidak benar. Dia menganggap postingan tersangka telah mencemarkan nama baiknya.

"Dia buat di postingan mengatakan saya punya hutang sama bapaknya, saya sudah jelaskan saya tidak punya hutang. Dia sebut saya bencong, saya punya istri saya punya dua anak, saya tidak bencong. Dia sebut saya tidak gentle, dia sebut saya cari panggung, bahwa apa yang dia sebut semua itu adalah bohong dan fitnah, itu pencemaran nama baik," sebut Andi.

Respons Anak Bupati Labusel Usai Jadi Tersangka. Selengkapnya Ada di Halaman Selanjutnya...



Simak Video "Penampakan Kobaran Api yang Membakar Ruang Tipikor Polda Sumut "
[Gambas:Video 20detik]