Innalillahi, Bayi Palestina Ini Meninggal gegara Kedinginan

Foto Medan

Innalillahi, Bayi Palestina Ini Meninggal gegara Kedinginan

REUTERS/Ramadan Abed - detikSumut
Rabu, 01 Jan 2025 08:30 WIB

Jakarta - Bayi-bayi di Palestina meninggal akibat suhu tubuh turun drastis atau hipotermia di tengah cuaca ekstrem. Salah satunya bernama Jumaa Al-Batran.

People pray next to the bodies of two Palestinian babies, including infant Jumaa Al-Batran, who died of hypothermia after living in a tent with his displaced family, at Al-Aqsa Martyrs Hospital in Deir Al-Balah in the central Gaza Strip, December 29, 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Jumaa Al-Batran meninggal karena hipotermia setelah tinggal di tenda bersama keluarganya di pengungsian di Deir Al-Balah di Jalur Gaza bagian tengah, pada 29 Desember 2024. Yahya Al-Batran, ayah dari Jumaa Al-Batran sedih ketika menggendong jenazah anaknya. (Foto: REUTERS/Ramadan Abed)
People pray next to the bodies of two Palestinian babies, including infant Jumaa Al-Batran, who died of hypothermia after living in a tent with his displaced family, at Al-Aqsa Martyrs Hospital in Deir Al-Balah in the central Gaza Strip, December 29, 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Jumaa Al-Batran merupakan kembaran dari bayi Ali Al-Batran. Bayi Ali Al-Batran ini juga dilaporkan sudah meninggal akibat kedinginan pada Senin pagi. (Foto: REUTERS/Ramadan Abed)

People pray next to the bodies of two Palestinian babies, including infant Jumaa Al-Batran, who died of hypothermia after living in a tent with his displaced family, at Al-Aqsa Martyrs Hospital in Deir Al-Balah in the central Gaza Strip, December 29, 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Jenazah bayi Jumaa Al-Batran saat sedang disalatkan bersama satu jenazah lainnya. (Foto: REUTERS/Ramadan Abed)
Innalillahi, Bayi Palestina Ini Meninggal gegara Kedinginan
Innalillahi, Bayi Palestina Ini Meninggal gegara Kedinginan
Innalillahi, Bayi Palestina Ini Meninggal gegara Kedinginan

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads