Cabai Merah-Daging Ayam Bikin Sumut Inflasi 0,14% pada September 2026

Cabai Merah-Daging Ayam Bikin Sumut Inflasi 0,14% pada September 2026

Kartika Sari - detikSumut
Kamis, 01 Okt 2026 19:20 WIB
Economy chart: Rising Arrow, France Flag and Euro Banknotes
ilustrasi inflasi.(Foto: Getty Images/Javier Ghersi).
Medan -

Sumatera Utara (Sumut) mengalami inflasi 0,14% per September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditi cabai merah dan daging ayam menyumbang inflasi tertinggi pada periode ini.

"Pada September 2026 secara month to month terjadi inflasi di Sumut sebesar 0,14% sehingga inflasi tahun kalender menjadi 1,67%," ungkap Kabag Umum BPS Sumut Dadan Supriadi, Kamis (1/10/2026).

Dadan menyebutkan ada 5 komoditi yang turut menyumbang inflasi dan andilnya, yakni cabai merah (0,35%), daging ayam ras (0,11%), beras (0,02%), kontrak rumah (0,01%), dan ikan kembung (0,01%). Sementara itu, komoditi yang menahan lajunya inflasi yakni ada tomat yang mengalami deflasi 0,09%, cabai rawit 0,07%, maupun angkutan udara sebesar 0,05%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk komoditi penyumbang inflasi di September ada cabai merah dengan andil 0,35% kemudian daging ayam ras 0,11%," ujarnya.

ADVERTISEMENT

BPS mencatat andil inflasi cabai merah tertinggi berada di Karo sebesar 0,55% disusul Padangsidimpuan sebesar 0,52%, dan Labuhanbatu sebesar 0,51%.

Sementara itu, inflasi daging ayam ras tertinggi berada di Kota Gunung Sitoli sebesar 0,13% disusul Medan dengan andil inflasi 0,13% dan Karo sebesar 0,12%.

Dilihat dari Kabupaten/kota IHK, Padangsidimpuan mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,71%, disusul Karo sebesar 0,61% dan Sibolga 0,50%. Sementara Medan berada di urutan terakhir sebesar 0,04%.



(ksr/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads