Kenapa Banyak Orang Jatuh Sakit Setelah Lebaran? Dokter Ungkap Penyebabnya

Kenapa Banyak Orang Jatuh Sakit Setelah Lebaran? Dokter Ungkap Penyebabnya

Nafilah Sri Sagita K - detikSumut
Senin, 23 Mar 2026 20:01 WIB
The photo of large intestine is on the mans body against gray background, People With Stomach ache problem concept, Male anatomy
Foto: Getty Images/Tharakorn
Jakarta -

Hari Raya Idul Fitri menjadi salah satu momen untuk berkumpul bersama keluarga besar setelah lama tidak bertemu. Di balik momen bahagia itu jusru banyak orang yang jatuh sakit setelah Lebaran.

Perubahan pola makan drastis dari Ramadan ke Lebaran menjadi salah satu pemicunya. Belum lagi hidangan khas seperti opor, rendang, kue kering, hingga minuman manis kerap dikonsumsi berlebihan.

"Kalau yang pertama itu, gangguan kesehatan seperti flu atau batuk biasanya terjadi karena orang berkumpul dalam jumlah besar. Ketika ada satu orang yang sakit, penularannya jadi sangat mudah terjadi ke orang lain," ujar Dokter spesialis penyakit dalam, Andi Khomeini Takdi Haruni, dikutip detikHealth, Senin (23/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

dr Koko- sapaan akrab Andi Khomeini, aktivitas silaturahmi dari satu rumah ke rumah lain membuat risiko penularan penyakit relatif tinggi. Selain itu, pola makan yang berubah selama Lebaran juga berperan besar terhadap munculnya gangguan kesehatan, terutama masalah pencernaan.

ADVERTISEMENT

"Orang biasanya mencoba banyak menu, icip sana-sini, mampir dari satu rumah ke rumah lain. Sumber makanannya jadi banyak, dan meskipun sebagian besar aman, bisa saja ada satu atau dua makanan yang kebetulan kurang cocok atau kualitasnya menurun," jelasnya.

Konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak dalam jumlah besar dapat memicu berbagai keluhan, seperti:

  • Perut kembung
  • Diare
  • Mual
  • Hingga kelelahan



(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads