Bandara Hang Nadim Batam menambah 248 extra flight atau penerbangan tambahan untuk musim untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode angkutan Lebaran 2026. Penerbangan tambahan tersebut diajukan untuk berbagai rute domestik yang menjadi tujuan utama masyarakat saat mudik
"Sedang ada pengajuan dari semua maskapai sekitar 248 extra flight penerbangan selama periode Lebaran," kata Pjs Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Annang, rute penerbangan tambahan tersebut meliputi sejumlah kota besar seperti Jakarta, Pekanbaru, Padang, Medan, Yogyakarta dan Jambi. Extra flight itu direncanakan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejumlah maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan di antaranya Citilink, Super Air Jet, Lion Air, dan Sriwijaya Air," ujarnya.
Annang menyebut lonjakan penumpang diperkirakan mulai terlihat pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang datang dan berangkat diprediksi mencapai sekitar 18 ribu orang dalam satu hari.
"Untuk puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola bandara telah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya dengan mempelajari pola arus penumpang pada angkutan Lebaran tahun sebelumnya serta periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
"Kita belajar dari angkutan Lebaran tahun lalu dan juga Nataru 2025. Yang kita antisipasi adalah ketika maskapai mengganti pesawat ke ukuran yang lebih besar," ujarnya.
Menurutnya, perubahan jenis pesawat dapat memicu lonjakan penumpang dalam waktu bersamaan. Misalnya pada rute Batam-Jakarta yang biasanya menggunakan pesawat Boeing 737-900 dengan sekitar 200 penumpang, kemudian diganti menjadi pesawat berbadan lebih besar dengan kapasitas hingga 400 penumpang.
"Kapasitas check-in kita dengan 28 counter sebenarnya cukup, tetapi kalau dalam jam yang sama tiba-tiba penumpangnya meningkat dua kali lipat, antrean bisa cukup panjang. Itu yang kita antisipasi," jelasnya.
