Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi di Aceh, 3 Daerah Berstatus Awas

Aceh

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi di Aceh, 3 Daerah Berstatus Awas

Agus Setyadi - detikSumut
Senin, 02 Nov 2026 14:00 WIB
Ilustrasi hujan lebat
Foto: Ilustrasi hujan deras. (iStock/Willowpix)
Banda Aceh -

BMKG mengeluarkan Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) di Aceh terhitung 1 hingga 10 November. Tiga daerah berstatus awas dan sejumlah kabupaten kota berstatus siaga.

Forecaster on Duty BMKG SIM, Faqih Musyaffa mengatakan, tiga daerah berstatus awas curah hujan tinggi adalah Nagan Raya, Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan. Sementara enam daerah berstatus siaga adalah Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Singkil, Kota Subulussalam.

"Pada Dasarian II Oktober, Monsun Asia terpantau tidak aktif dan diprediksi aktif pada dasarian III Oktober-III November. Sebaliknya, Monsun Australia diprediksi terus aktif pada periode Oktober hingga November dengan intensitas lebih kuat dari klimatologisnya," kata Faqih saat dimintai konfirmasi detikSumut, Senin (2/11/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, adanya daerah belokan angin dan konvergensi terpantau dapat memicu aktivitas konvektif di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera, Perairan Utara dan Timur Aceh juga berpotensi menambah kandungan uap air di atmosfer.

ADVERTISEMENT

Beberapa kondisi itu disebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh. BMKG meminta mewaspadai hujan yang terjadi dengan intensitas sedang-lebat dan tiba-tiba pada sore-malam hari, hal ini disebabkan pemanasan intens yang terjadi pada siang hari.

"Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendara dalam keadaan cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang. Hindari daerah sumber air seperti danau, sungai, waduk apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi ataupun hujan dengan durasi yang lama," ujarnya.

Faqih menjelaskan berdasarkan analisa dari TCWC Jakarta-BMKG, bibit siklon 91B sudah menjauh dari wilayah perairan Aceh dan terbentuk menjadi Siklon Tropis MURASU menuju daratan India.

"Sehingga tidak berdampak langsung terhadap cuaca di wilayah Aceh," jelas Faqih.



(agse/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads