Truk Masuk Jurang 50 Meter di Sulbar, 1 Orang Tewas

Regional

Truk Masuk Jurang 50 Meter di Sulbar, 1 Orang Tewas

Abdy Febriady - detikSumut
Selasa, 27 Okt 2026 05:01 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Foto: detikcom/Thinkstock/assistantua
Mamasa -

Truk kontainer terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Kecelakaan tunggal yang diduga akibat rem blong itu menyebabkan 1 orang bernama Erwin (31) meninggal dunia.

"(Kedalaman jurang) Sekitar 50 meter. Meninggal dunia di rumah sakit Polman (Polewali Mandar)," kata Kanit Laka Satlantas Polres Mamasa, Bripka Irwan Ibrahim kepada wartawan, Senin (26/10/2026), melansir detikSulsel.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Poros Polewali-Mamasa, Kecamatan Sumarorong, Mamasa pada Minggu (25/10) sekitar pukul 19.00 Wita. Truk itu diketahui bergerak dari arah Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menuju Kabupaten Mamasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini mobil bergerak dari Kota Makassar. Dia bawa kontainer isinya logistik Rumah Sakit Kondosapata," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Irwan mengatakan truk itu sempat berhenti di wilayah Pasapa Tabone usai pengemudi merasakan ada sesuatu yang tidak beres pada kendaraan. Namun, sopir melanjutkan perjalanan dengan melaju secara perlahan.

"Informasi mobil sempat berhenti, karena pengemudi merasa ada kelainan. Namun melanjutkan perjalanan dengan alasan (melaju) pelan-pelan," tutur Irwan.

Truk lalu mengalami kecelakaan saat melintasi jalan menurun dengan tikungan tajam. Kendaraan diduga kehilangan kendali akibat rem blong hingga terjun ke jurang.

"Pada saat penurunan yang belokan tajam, mobil masuk jurang. Pengemudi sempat mencoba banting setir sebelum terjun hingga kontainernya jatuh (di jalan)," terang Irwan.

Irwan mengatakan, dugaan sementara penyebab kecelakaan tersebut adalah rem blong. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan itu.

"Untuk penyelidikan awal, diduga penyebab kecelakaan karena rem blong," ujarnya.

Irwan menambahkan pihaknya belum memastikan korban meninggal adalah sopir atau penumpang mobil. Diakui, pihaknya sedang meminta keterangan satu penumpang lain bernama Hamzah.

"Sopirnya masih simpang siur. (Penumpang truk) dua orang, sementara yang satu orang saya ambil keterangannya," pungkasnya.



(dhm/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads