Tikus merupakan salah satu hama yang cukup sering ditemukan di lingkungan rumah. Hewan pengerat ini biasanya mencari makanan di area seperti tempat sampah dan dapur.
Namun, tikus juga dapat masuk hingga ke bagian atap rumah. Kehadirannya kerap ditandai dengan suara berisik dari balik plafon, terutama pada malam hari, sehingga dapat mengganggu waktu istirahat penghuni rumah.
Keberadaan tikus di atap sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Selain dapat berkembang biak, tikus berpotensi merusak plafon maupun bagian atap rumah. Hewan ini juga dapat membawa risiko penyakit melalui urine dan kotorannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa yang membuat tikus tertarik masuk dan bersarang di atap rumah? Dikutip detikProperti dari Strong Guard, berikut sejumlah penyebabnya.
1. Ada Celah sebagai Jalan Masuk
Salah satu penyebab paling umum adalah adanya lubang atau celah pada bagian atap rumah yang dapat digunakan tikus untuk masuk.
Ukuran celah yang kecil bukan berarti aman. Tikus tetap dapat memanfaatkannya sebagai akses untuk masuk ke bagian dalam atap dan mencari tempat berlindung.
2. Menjadi Tempat Berlindung yang Nyaman
Area atap rumah umumnya memiliki kondisi yang gelap dan lembap. Situasi tersebut dapat menjadi tempat yang nyaman bagi tikus untuk bersembunyi.
Jika keberadaannya tidak segera ditangani, tikus dapat membuat sarang dan berkembang biak di area tersebut. Kondisi ini tentu dapat membuat jumlah tikus semakin banyak.
3. Ada Kebocoran Pipa
Tikus membutuhkan air untuk bertahan hidup, sama seperti hewan maupun makhluk hidup lainnya. Karena itu, kebocoran pipa di sekitar atap dapat menarik tikus untuk datang.
Jika terdapat sumber air dari pipa yang bocor, tikus berpotensi membuat sarang di area sekitarnya. Ditambah dengan kondisi atap yang terlindung, lokasi tersebut bisa menjadi tempat yang ideal bagi tikus untuk berkembang biak.
Cara Mengusir Tikus dari Atap Rumah
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah tikus bersarang adalah menjaga kebersihan area atap. Dilansir dari Pinnacle Pest Control, atap rumah sebaiknya rutin dibersihkan dan diperiksa untuk mengetahui apakah terdapat sumber masalah.
Apabila ditemukan pipa air yang mengalami kebocoran, segera lakukan perbaikan. Dengan begitu, tidak ada lagi sumber air yang dapat menarik tikus untuk bersarang.
Celah atau lubang pada bagian atap juga perlu segera ditutup. Langkah ini penting untuk mencegah tikus menggunakan lubang tersebut sebagai jalan masuk ke dalam rumah.
Selain menjaga kebersihan dan menutup akses masuk, pemilik rumah juga dapat menggunakan jasa pengendalian hama apabila kesulitan menangani tikus sendiri. Petugas profesional dapat membantu menemukan serta menangkap tikus yang bersembunyi di bagian atap sekaligus memberikan langkah pencegahan agar hama tersebut tidak kembali.
Dengan mengetahui penyebab tikus masuk ke bagian atap dan melakukan pencegahan secara rutin, risiko tikus bersarang serta berkembang biak di rumah dapat diminimalkan.
(nkm/nkm)
