Balapan Moto3 GP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island batal digelar akibat cuaca buruk. Hal itu menyisakan kesedihan bagi pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama.
Dilansir detikOto, Veda Ega sebenarnya punya modal sangat impresif setelah berhasil mengamankan pole position pertamanya di sirkuit legendaris tersebut. Namun ia tetap menerima dan menghormati keputusan penuh dari Race Direction demi faktor keselamatan seluruh pebalap.
"Saya merasa sedih, karena kita tidak bisa balapan di Phillip Island. Khususnya ini adalah balapan terakhir di Phillip Island," ujar Veda usai keputusan pembatalan resmi diumumkan seperti dikutip dari instagram @honda_team_asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekecewaan Veda bukan tanpa alasan. Pasalnya sejak sesi latihan hingga kualifikasi, ia tampil sangat solid dan mampu beradaptasi cepat dengan karakter lintasan Phillip Island yang terkenal cepat dan teknis.
"Saya memulai weekend dengan bagus. Khususnya saya kemarin bisa mendapatkan pole position pertama saya di sini.Sejujurnya saya ingin balapan di sini, karena ini adalah trek yang menyenangkan," lanjutnya.
Setelah harus merelakan peluang emas meraih podium dari posisi terdepan, kini Veda memilih langsung mengalihkan fokusnya ke seri berikutnya. Diketahui seri balapan Moto3 selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia.
"Kita harus menghormati keputusan Race Direction, jadi mari lihat Malaysia, sampai ketemu minggu depan," tutup Veda optimis.
Seperti diketahui, Veda tampil oke dalam sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu, (24/10), dengan mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 35,420 detik. Catatan waktu tersebut menempatkan pebalap berusia 17 tahun ini di posisi terdepan, mengungguli para rivalnya sekaligus mengamankan start dari grid pertama.
Penyelenggara terpaksa membatalkan balapan kelas Moto3 dan Moto2 setelah jarak pandang yang sangat minim akibat kabut tebal dan cuaca ekstrem membuat helikopter medis tidak dapat beroperasi secara aman.
Artikel ini telah tayang di detikOto, baca selengkapnya di sini
