Karhutla Dekati Kantor Pemkot Palangka Raya, Asap Masuk Ruang Kerja ASN

Regional

Karhutla Dekati Kantor Pemkot Palangka Raya, Asap Masuk Ruang Kerja ASN

Sigit Pamungkas - detikSumut
Kamis, 22 Okt 2026 20:23 WIB
Karhutla dekat perkantoran Pemko Palangka Raya. (dok Istimewa)
Foto: Karhutla dekat perkantoran Pemko Palangka Raya. (dok Istimewa)
Palangka Raya -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam kompleks perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Api yang membakar lahan di Jalan Soekarno pada Kamis (22/10/2026) siang dilaporkan telah mendekati gedung perkantoran dengan jarak hanya beberapa meter.

Asap tebal akibat kebakaran tersebut bahkan masuk hingga ke ruang kerja aparatur sipil negara (ASN). Peristiwa ini terjadi saat kobaran api merambat di lahan gambut yang berada di sekitar kompleks perkantoran dan semakin dekat dengan bangunan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya, Berlianto, memperkirakan kebakaran dipicu oleh sisa titik api dari kejadian sebelumnya. Titik tersebut berada di lahan belakang Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kita lihat arahnya, sebenarnya dari bekas kejadian kemarin yang ada di belakang, persisnya di area belakang BNN Kota Palangka Raya," kata Berlianto, Kamis (22/10/2026) melansir detikKalimantan.

Berlianto menjelaskan, tim satuan tugas (satgas) karhutla telah bersiap melakukan penanganan sejak api masih berukuran kecil. Namun, angin kencang yang bertiup di lokasi menjadi kendala bagi petugas untuk mendekati pusat kebakaran.

ADVERTISEMENT

"Dari mulai api itu masih kecil, kita sudah mau masuk ke dalam. Hanya memang anginnya terlalu kencang, jadi kita berhadapan dengan angin," ujarnya.

Setelah angin mulai mereda dan berubah arah, petugas meningkatkan upaya pemadaman. Langkah ini dilakukan lantaran api sudah merambat hingga mendekati dinding gedung perkantoran, sedangkan asap kebakaran mulai menyusup ke dalam ruangan.

"Memang kalau asap, karena terlalu dekat, jadi masuk ke dalam kantor," tuturnya.

Satpol PP bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Satgas Karhutla Kota Palangka Raya turun langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut bertujuan mencegah api semakin meluas dan menjangkau bangunan utama perkantoran.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penanganan dengan melakukan pendinginan di lahan gambut. Proses ini diperlukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tertinggal di dalam tanah dan berisiko memicu kebakaran kembali.

Dugaan munculnya api dari sisa kebakaran sebelumnya menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan karhutla tersebut. Peristiwa ini sekaligus menegaskan pentingnya proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh di area bekas kebakaran guna mencegah munculnya titik api baru yang dapat membahayakan kawasan sekitarnya.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads