Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Riau angkat bicara terkait bau menyengat mirip amonia yang bikin heboh masyarakat. Untuk memastikan itu, DLHK menurunkan tim mengusut sumber bau tak sedap itu.
"Hari ini petugas kami dari PPLH sedang melakukan verifikasi di lapangan. Apa penyebabnya masih ditelusuri dan kami juga koordinasi dengan dinas terkait," ujar Kadis LHK Pekanbaru, Reza Aulia kepada detikSumut, Rabu (21/10/2026).
Reza mengaku belum dapat memastikan sumber sebelum pemeriksaan dilakukan. DLHK turun untuk menelusuri berbagai kemungkinan sumber, termasuk aktivitas usaha yang berpotensi menimbulkan bau atau pencemaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fokus kami adalah memastikan informasi lokasi kejadian, menelusuri kemungkinan sumber bau, melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan, dan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait. Apabila terdapat dugaan pencemaran lingkungan, kami akan melakukan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku," katanya.
Reza meminta masyarakat untuk tenang. Apalagi, pagi ini baru tak sedap itu sudah tidak tercium lagi.
"Kami imbau masyarakat tetap tenang. Memang banyak laporan, tapi pagi ini sudah tidak ada lagi bau tersebut," kata Reza.
Sebelumnya, bau tak sedap seperti amonia agau gas bocor tercium di sejumlah lokasi di Pekanbaru. Bau itu menusuk tajam sejak tadi malam hingga dini hari.
Bau amonia pertama kali tercium sekitar pukul 20.00 WIB. Udara yang segar usai diguyur hujan tiba-tiba berubah bau tidak sedap dan menusuk ke hidung.
"Bau kali, amonia. Bau tajam malam tadi," kata warga Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, Adi Maulana saat ditemui detikSumut, Rabu (21/10/2026).
Bau amonia itu semakin terasa menjelang tengah malam. Bahkan, AC di kamar tidak mampu menyekat bau menyengat tersebut.
"Parah, tajam baunya menusuk hidung. Ini semua kecium, pada heboh memang tadi malam," katanya.
Aroma tak sedap itu juga tercium hingga ke wilayah Tenayan Raya sekitar hingga Jalan Hang Tuah.
