Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk tronton pengangkut kontainer terjadi di Jalan Poros Takalar-Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kontainer yang tersangkut ranting pohon terlepas dari truk dan jatuh menimpa tiga mahasiswi yang sedang berboncengan sepeda motor.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Galesong, Desa Bontolanra, Kecamatan Galesong Utara, Rabu (14/10) sekitar pukul 22.00 Wita. Kontainer tersebut menimpa sepeda motor Yamaha Fino bernomor polisi DD 3588 KD yang ditumpangi ketiga korban.
"Sepeda motor yang ditumpangi 3 mahasiswi bergerak dari arah utara ke selatan. Saat di TKP, motor tersebut tertimpa muatan (kontainer) truk tronton yang bergerak dari arah berlawanan dan menabrak pohon," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Takalar Ipda Soesanto melansir detikSulsel, Jumat (16/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soesanto menjelaskan, kontainer terlepas setelah bagian depan sebelah kiri menyangkut ranting pohon di tepi jalan. Muatan tersebut kemudian terangkat sebelum terjatuh ke sisi kanan dan menimpa sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.
"Iya, jadi itu kontainer ujungnya sebelah kiri bagian depan terkena ranting pohon yang ada di sebelah kiri dan langsung terlepas dari bak tronton lalu jatuh ke sebelah kanan sehingga menimpa pengendara motor dari arah berlawanan," ucapnya.
Tiga mahasiswi yang menjadi korban masing-masing adalah Nurul Kasriani (22), selaku pengendara motor, serta dua penumpangnya, Satria Sali (23) dan Nurul Rasby (21). Ketiganya mengalami luka pada bagian tubuh sebelah kanan setelah tertimpa kontainer.
"Pengemudi dan boncengan pertama mengalami patah kaki sebelah kanan (luka berat), sedangkan boncengan yang paling belakang mengalami luka di tangan kanan (luka ringan)," tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, dua korban yang mengalami luka berat harus menjalani operasi amputasi pada kaki kanan masing-masing. Sementara itu, korban lainnya mengalami luka ringan pada tangan kanan.
Polisi telah mengamankan sopir truk berinisial Arisandi (20) beserta truk tronton bernomor polisi DD 8720 KZ. Keduanya diamankan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk pengemudi dan mobil truk kami sudah amankan di kantor sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
