2 Pekerja Tewas dalam Sumur Saat Cari Mata Air di Sumsel

Regional

2 Pekerja Tewas dalam Sumur Saat Cari Mata Air di Sumsel

Welly Jasrial Tanjung - detikSumut
Minggu, 11 Okt 2026 22:31 WIB
Petugas mengevakuasi dua pekerja yang tewas dalam summur saat cari mata air.
Petugas mengevakuasi dua pekerja yang tewas dalam summur saat cari mata air. (Foto: Istimewa/Polres Muara Enim)
Muara Enim -

Dua pekerja penggali sumur inisial H (42) dan A (40) tewas dalam sumur dengan kedalaman 12 meter di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel). Jenazah keduanya telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Melansir detikSumbagsel, peristiwa tersebut terjadi di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Muara Enim, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Keduanya diduga kehilangan kesadaran akibat adanya gas berbahaya di dalam sumur, namun penyebab pasti kematian belum terkonfirmasi.

Kasi Humas Polres Muara Enim Kompol RTM Situmorang mengatakan peristiwa itu berawal saat H hendak memperdalam sumur atau mencari sumber mata air menggunakan pipa paralon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"H turun ke dalam sumur menggunakan tali dengan bantuan anggota keluarganya. Namun, setelah mencapai dasar sumur, korban tiba-tiba pingsan," ujarnya, Minggu (11/10/2026).

ADVERTISEMENT

Melihat H tak sadarkan diri, A berusaha memberikan pertolongan dengan ikut turun ke dalam sumur. Tetapi, A juga mengalami pingsan setelah berada di dasar sumur.

Saksi yang berada di lokasi lalu meminta pertolongan dan menghubungi pemilik rumah. Pemilik rumah kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran dan Bhabinkamtibmas untuk membantu mengevakuasi kedua korban. Kedua korban berhasil dikeluarkan dari sumur sekitar pukul 12.50 WIB.

"Setelah dievakuasi, keduanya dibawa ke RS Rabbain Muara Enim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan adanya gas berbahaya di dalam sumur masih memerlukan kepastian dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian," ujarnya.

Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan visum et repertum maupun autopsi dan bersedia membuat surat pernyataan.

"Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," katanya.

Dia mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat bekerja dalam sumur atau ruang tertutup. Warga diminta memastikan kondisi udara dan menggunakan peralatan keselamatan yang memadai sebelum melakukan pekerjaan.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak nekat turun ke dalam sumur untuk menolong orang yang pingsan tanpa perlengkapan yang sesuai. Pertolongan sebaiknya diserahkan kepada petugas terlatih guna mencegah jatuhnya korban tambahan," imbaunya.



(dhm/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads