Seorang pria bernama Usman Sihotang (33) hilang saat menangkap ikan di Danau Toba tepat di area depan Pesanggrahan Parapat, Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Akhirnya, setelah lima hari pencaharian korban ditemukan tewas.
Usman hilang pada Senin (5/10/2026), kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, pada Jumat (9/10/2026).
Koordinator Pos SAR Danau Toba, Erikson Gultom membenarkan jasad Usman telah ditemukan di Samosir. Ia mengatakan setelah mengetahui informasi tersebut dari warga, tim SAR langsung bergegas ke lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jasad Usman Sihotang ditemukan sekira pukul 10.30 WIB, korban pertama kali ditemukan oleh rombongan jetski dan dilaporkan ke Basarnas," ujar Erikson saat dikonfirmasi detikSumut, Sabtu (10/10/2026) siang.
Erikson mengatakan setelah sampai di lokasi, tim SAR mengevakuasi jenazah Usman memakai kapal cepat menuju RSUD Parapat, Simalungun.
"Sesampainya di rumah sakit, korban diserahkan kepada keluarga yang disaksikan pihak polisi," tambah Erikson.
Tidak hanya itu, Erikson juga menyampaikan sebelum korban ditemukan, tim SAR mengalami beberapa kendala dalam proses pencaharian korban. Ia menyebut kedalaman Danau Toba bervariasi sehingga sulit dilakukan pencaharian.
"Kedalamannya bervariasi dan ada patahan, dalam pencaharian selama 5 hari tim SAR diturunkan sebanyak 7 orang dan 2 kru kapal serta dibantu masyarakat setempat," tambah Erikson.
Untuk diketahui, Usman dinyatakan hilang saat menangkap ikan di area depan Pesanggrahan Parapat, Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.
Peristiwa hilangnya Usman terjadi sejak Senin (5/10/2026) ketika dirinya menangkap ikan menggunakan perahu solu. Saat itu, ia sempat mencari ikan bersama rekannya di area Danau Toba.
Setelah mengantar hasil tangkapannya ke tepi danau, Usman memilih kembali ke tengah danau seorang diri guna memasang doton. Sejak saat itulah korban tidak pernah terlihat kembali.
Pada saat pencarian awal, petugas gabungan sempat mengamankan barang bukti berupa dayung dan sandal diduga milik Usman, sementara perahu solu yang dikendarainya belum ditemukan.
