Banjir dan Longsor Terjang Aceh Tenggara, Tanggul Sungai Jebol-SPAM Hanyut

Aceh

Banjir dan Longsor Terjang Aceh Tenggara, Tanggul Sungai Jebol-SPAM Hanyut

Agus Setyadi - detikSumut
Sabtu, 10 Okt 2026 15:59 WIB
Material kayu menumpuk di ujung jembatan usai banjir di Aceh Tenggara. (Foto: BPBA)
Foto: Material kayu menumpuk di ujung jembatan usai banjir di Aceh Tenggara. (Foto: BPBA)
Banda Aceh -

Banjir dan longsor menerjang tiga desa di Aceh Tenggara, Aceh. Kejadian itu menyebabkan tanggul sungai jebol dan intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lawe Harum hanyut.

Banjir terjadi setelah kawasan itu diguyur hujan deras sehingga menyebabkan tanggul sungai di Desa Pulonas Baru Jebol Kecamatan Lawe Bulan jebol. Akibatnya air meluap sehingga merendam pemukiman warga pada Jumat (9/10) sekitar pukul 23.32 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti mengatakan, tiga desa terendam banjir adalah Kati Maju di Kecamatan Ketambe, Pulonas Baru Kecamatan Lawe Bulan dan Pulo Latong Kecamatan Babussalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Intake sumber air bersih SPAM Lawe Harum milik PDAM Tirta Agara hanyut tergerus air banjir," kata Bahron dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026).

ADVERTISEMENT

Selain banjir, kondisi tanah pada lereng di sekitar ruas jalan nasional Kutacane-Blangkejeren yang labil akibat hujan menyebabkan terjadinya longsor di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe. Material longsor berupa tanah dan lumpur menutupi badan sehingga arus lalu lintas sempat macet panjang.

Usai kejadian, BPBD Aceh Tenggara mengerahkan satu alat berat untuk membersihkan longsor yang menutup badan jalan. Alat berat BPBD juga melakukan pengerukan dan pembersihan material kayu gelondongan yang menutup aliran air di jembatan bailey Pulo Latong.

"Kondisi terakhir tadi siang air berangsur surut," ujarnya.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads