Bayi 3 Bulan Ditemukan di Pingir Jalan Raya di Tapteng, Diduga Dibuang Ortu

Bayi 3 Bulan Ditemukan di Pingir Jalan Raya di Tapteng, Diduga Dibuang Ortu

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB
bayi 3 bulan yang ditemukan di pinggir jalan raya di Tapteng. (Istimewa)
Foto: bayi 3 bulan yang ditemukan di pinggir jalan raya di Tapteng. (Istimewa)
Tapanuli Tengah -

Warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan berusia tiga bulan di pinggir jalan raya, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka. Bayi tersebut diduga dibuang oleh orang tuanya.

Kasi Humas Polres Tapteng Iptu Anto Patar Limbong mengatakan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang melintas di lokasi pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Temuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat, Umak Jelli Nainggolan (40), saat berada di pinggir jalan raya," ujarnya, Jumat (9/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga kemudian mendatangi bayi tersebut dan mendapati kondisinya memprihatinkan. Saat ditemukan, bayi itu terbalut kain panjang yang sudah basah.

"Saat ditemukan, bayi berada dalam kondisi terbalut kain panjang yang basah," katanya.

ADVERTISEMENT

Saksi kemudian menghubungi kepala lingkungan dan mengevakuasi bayi tersebut untuk mendapatkan perawatan awal.

"Saksi segera memberitahukan kejadian ini kepada kepala lingkungan. Bayi tersebut kemudian langsung dievakuasi ke Kantor Kelurahan Sipange untuk mendapatkan perawatan awal, dibersihkan, serta diberi pakaian yang layak," jelasnya.

Penemuan bayi tersebut kemudian dikordinasikan kepada Polsek Pandan untuk memastikan asal usul bayi tersebut serta kondisi bayi tersebut.

"Petugas (Polisi) kemudian turun ke lokasi untuk melihat dan memastikan kondisi bayi,"ujarnya

Saat ini bayi dirawat di RSUD Pandan untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

"Polsek Pandan membawa bayi tersebut ke RSUD Pandan guna menjalani pemeriksaan medis,"ujarnya.

Namun setelah dicek dan menjalani perawatan di RSUD Pandan ternyata, bayi tersebut tercatat pernah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut dengan pasien atas nama PAT.

"Hasil koordinasi dengan pihak RSUD Pandan, dr. Amy Manurung menyampaikan bahwa bayi tersebut tercatat pernah menjalani perawatan medis di RSUD Pandan pada 2 Oktober 2026 atas nama pasien berinisial PAT,"ungkapnya.

Kemudian petugas kepolisian langsung melakukan pencarian orangtua dan keluarga bayi tersebut bersama dinas terkait, sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads