Cerita Nunung Dikirimi Tanah Kuburan hingga Warung Makannya Mendadak Sepi

Seleb

Cerita Nunung Dikirimi Tanah Kuburan hingga Warung Makannya Mendadak Sepi

Muhammad Ahsan Nurijal - detikSumut
Selasa, 06 Okt 2026 17:40 WIB
Nunung curhat warung makannya sepi.
Nunung curhat warung makannya sepi. (Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom)
Jakarta -

Komedian Nunung mengungkap kejadian yang menurutnya janggal terkait bisnis rumah makan miliknya di Solo, Jawa Tengah. Warung yang sebelumnya selalu ramai pelanggan disebut mengalami penurunan omzet secara signifikan dalam dua hingga tiga bulan terakhir.

Nunung menduga penurunan tersebut berkaitan dengan kejadian yang dianggap tidak biasa. Kecurigaan itu muncul setelah keluarga yang menjalankan usaha tersebut beberapa kali menemukan benda yang mencurigakan di sekitar lokasi rumah makan.

"Tanah kuburan. Itu berkali-kali seperti ini. Nah, nih. Ya sembarang aja, pokoknya gak tahu dilempar atau apa, aku nggak ngerti. Pokoknya di halaman parkiran sama mau masuk halaman joglo warung," kata Nunung saat ditemui di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, dilansir detikHot, Senin (5/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, Nunung mengaku tidak serta-merta mempercayai dugaan yang berkaitan dengan hal gaib. Pemilik nama lengkap Tri Retno Prayudati itu justru terlebih dahulu meminta keluarga melakukan evaluasi terhadap pengelolaan rumah makan, termasuk mengecek kualitas makanan dan pelayanan kepada pelanggan.

"Sebetulnya kalau aku pertama kali dikasih laporan, dikasih fotonya gitu, buat aku sih percaya gak percaya karena aku orangnya gak percayaan hal-hal kayak gitu. Cuma kalau dikait-kaitkan dengan sepinya warung, mulailah kita berpikir ke sana, tapi aku tetap positif terus, dan selalu bilang benahi ke dalam," tutur Nunung.

ADVERTISEMENT

Menurut Nunung, kondisi tersebut tetap terjadi meskipun tidak ada perubahan pada rasa makanan dan bahan baku yang digunakan selalu dalam kondisi segar karena dibeli setiap hari.

Hal lain yang membuat keluarga heran adalah sejumlah pelanggan tetap justru mengira rumah makan tersebut telah tutup. Padahal, warung tetap beroperasi setiap hari dan hanya tidak buka pada Senin.

"Banyak sekali langganan bilang ke adik saya, menanyakan kenapa warung tutup terus, padahal gak pernah tutup. Pernah juga ada tiga mobil datang sudah mau parkir dan sudah diarahkan tukang parkir, tapi tiba-tiba putar balik. Padahal itu terjadi beberapa kali," terang Nunung.

Nunung juga menyebut adanya pola yang menurutnya berkaitan antara penemuan benda-benda tersebut dengan kondisi jumlah pelanggan. Setelah benda yang diduga berkaitan dengan hal mistis ditemukan dan dibuang, rumah makan sempat kembali ramai. Namun, sekitar sepekan kemudian, benda serupa kembali ditemukan.

"Lucunya itu kalau habis dibuang, warung ramai lagi, banyak orang makan lumayan. Kemarin sudah dibuang, bertahan seminggu, lalu ada kiriman lagi. Kan mencari barang buangan itu susah, kadang sampai dicari ke sudut-sudut oleh para pegawai kalau pas lagi sepi," pungkasnya.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads