Warga Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung mengeluhkan pemasangan u-ditch di drainase jalan tersebut. Menurut warga U-ditch tersebut dibiarkan di pinggir jalan hingga membuat pengendara terjatuh.
Hal itu diungkap seorang warga bernama Herlina (42). Ia mengaku sudah ada pengendara yang terjatuh lantaran minimnya pengawasan dari material proyek tersebut.
"Ini materialnya dibiarkan di tepi jalan sementara pengawasannya minim, jadi kalau malam sudah ada yang terjatuh di sini," kata Herlina saat diwawancarai, Senin (5/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari amatan detikSumut di lokasi, pemasangan u-ditch tampak di sepanjang sisi sebelah kiri Jalan Bhayangkara menuju Jalan Bilal Ujung. Pemasangan ini menyebabkan drainase digali dan lumpur memenuhi tepi jalan.
Material beton juga tampak berjejer di tepi aspal. Di area yang sedang dipasang, beberapa petugas dan alat berat terlihat tengah bekerja. Sementara di sisi-sisi lainnya, beberapa u-ditch tampak belum dilakukan proses pemasangan dan dibiarkan begitu saja.
Herlina mengatakan, di sekitar lokasi juga masih banyak anak-anak yang bermain.
"Apalagi ini jalan raya dan area terbuka, banyak kendaraan besar juga lewat. Memang harus banyak rambu-rambu supaya pengendara tidak terjatuh," ungkapnya.
Herlina berharap selama pemasangan u-ditch, pihak lingkungan dan kelurahan aktif melakukan pengawasan dan menaruh rambu-rambu di malam hari.
"Sebenarnya yang paling bahaya kalau malam, soalnya beberapa material ditempatkan mengambil badan jalan, jadi memang harus banyak rambu-rambu peringatannya," pungkasnya.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi menyebut pihaknya telah menerima keluhan dan masukan warga.
Ia memastikan aparat kewilayahan melakukan pengawasan dan menambah rambu pengaman di sekitar lokasi.
"Kita sudah monitor dan per hari ini sudah dilakukan pengawasan di lokasi pengerjaan," ungkapnya.
