Sudah 4.018 Orang Tewas Akibat Wabah Ebola di Kongo

Sudah 4.018 Orang Tewas Akibat Wabah Ebola di Kongo

Elmy Tasya Khairally - detikSumut
Sabtu, 03 Okt 2026 22:00 WIB
Rekor! Ebola di Kongo Tembus 1.000 Kasus dalam Sebulan
Foto: Ilustrasi. (DW (News))
Jakarta -

Lebih dari 4.000 jiwa meninggal dunia akibat wabah Ebola di Kongo. Pihak berwenang setempat terus berjuang agar penyebaran virus tersebut bisa dikendalikan.

Data tersebut dirilis oleh Kementerian Kesehatan setempat pada Kamis (1/10/2026). Dari total 8.300 kasus Ebola di negara tersebut, sebanyak 4.018 orang diantaranya telah meninggal dunia.

Dilansir detikHealth dari laman Reuters, tercatat ada lebih dari 2.000 pasien telah pulih dari penyakit tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 15 Mei lalu, Kongo mengumumkan wabah yang disebabkan oleh spesies Ebola Bundibugyo. Jenis wabah itu langka dan belum memiliki pengobatan atau vaksin yang diketahui.

Wabah tersebut kini menjadi yang terbesar dan paling mematikan di Kongo, setelah melampaui epidemi pada tahun 2018-2020.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Kongo dan PBB mengatakan, pada bulan lalu di beberapa bagian Provinsi Ituri ada tanda-tanda bahwa penularan melambat. Kawasan itu merupakan tempat wabah dimulai.

Namun, di seluruh Kongo Timur, termasuk di Kivu Utara, wabah terus menyebar dengan cepat yang menyumbang 40 persen dari kasus baru yang dikonfirmasi sejak akhir Agustus.

"Ini seperti memadamkan kebakaran hutan," kata Stephanie Hoffman, koordinator MSF (Médecins Sans Frontières) di Butembo. Dikutip dari laman Doctors Without Borders, staf MSF adalah para ahli terkemuka dalam menangani dan mengendalikan Ebola.

"Beberapa wabah berkembang secara bersamaan, dengan intensitas yang berbeda-beda dan di lokasi yang berbeda," tambahnya.

Provinsi Ubangi Selatan yang terletak di barat laut negara itu menjadi provinsi ketujuh yang melaporkan adanya wabah pada bulan lalu, setelah seorang pria yang melakukan perjalanan dari Kongo Timur meninggal karena virus tersebut. Setidaknya 50 petugas kesehatan telah meninggal dunia setelah tertular virus Ebola ini.

Artikel ini telah tayang di detikHealth, baca selengkapnya di sini



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads