Jalan Perhubungan Deli Serdang Rusak hingga Makan Korban, Sebagian Ditambal Warga

Jalan Perhubungan Deli Serdang Rusak hingga Makan Korban, Sebagian Ditambal Warga

Hafizna Irasa Hasibuan - detikSumut
Jumat, 02 Okt 2026 20:19 WIB
Lubang di Jalan Perhubungan, Laut Dendang, Deli Serdang, Sumut.
Foto: Lubang di Jalan Perhubungan, Laut Dendang, Deli Serdang, Sumut. (Hafizna Irasa Hasibuan/detikSumut)
Deli Serdang -

Kondisi Jalan Perhubungan Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dikeluhkan warga karena terdapat lubang di sejumlah titik. Kerusakan jalan tersebut rawan menimbulkan kecelakaan bahkan dikabarkan sudah menelan korban jiwa.

Pantauan detikSumut di lokasi, sebagian lubang yang ada di badan jalan tampak cukup lebar. Permukaan aspal di sekitarnya juga terlihat tidak rata karena terkelupas sehingga membuat pengendara harus berhati-hati saat melintas.

Warga setempat, Hafiz mengatakan kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama. Dia mengaku tidak ingat secara pasti sejak kapan Jalan Perhubungan Laut Dendang mulai berlubang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Udah lama kali. Itulah, enggak ingat saking lamanya," ujar Hafiz saat ditemui di lokasi, Jumat (2/10/2026).

Menurut Hafiz, jalan itu pernah ditimbun oleh warga menggunakan pecahan batu. Tapi tidak bertahan lama dan lubang pun muncul kembali.

ADVERTISEMENT

Katanya, lubang yang ada di Jalan Perhubungan Laut Dendang terdapat di beberapa titik, mulai dari Simpang Beo hingga jembatan. Menurut Hafiz, sejumlah pengendara pernah terjatuh saat berusaha menghindari lubang.

Bahkan Hafiz menyebut di sekitar jalan tersebut pernah terjadi kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa. Dia menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada malam hari ketika pengendara sepeda motor berusaha menyalip mobil yang ada di depannya, sementara dari arah berlawanan ada pengendara lain yang menghindari lubang.

Akibatnya, kedua kendaraan saling bertabrakan. Dalam kejadian itu salah satu pengendara meninggal dunia.

Karena dinilai sudah sangat membahayakan pengendara, Hafiz mengungkapkan, pernah berinisiatif mengecor lubang yang ada di depan tempat usaha panglong miliknya dengan menggunakan dana sendiri. Hal itu dilakukan karena tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah.

"Kalau lubang di depan kami, kami cor sendiri, karena lama enggak diperbaiki sampai makan korban," katanya.

Dia pun berharap ruas jalan tersebut segera diperbaiki agar tidak kembali membahayakan para pengguna jalan.

"Harapannya segera diperbaiki lah," pungkasnya.

Artikel ini ditulis Hafizna Irasa Hasibuan, peserta Maganghub Kemnaker di detikcom



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads