Dinkes Medan Catat 15 Kasus Influenza A Pada September 2026

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Jumat, 02 Okt 2026 16:19 WIB
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra Pulungan. (dok. Diskominfo Medan)
Medan -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat kenaikan kasus Influenza A di Bulan September.

Sepanjang Januari hingga September 2026, tercatat 15 kasus Influenza A dan 3 kasus Influenza B di Kota Medan.

"Peningkatan kasus di Bulan September ini menjadi perhatian kami. Faktor penyebab Influenza A ini adalah virus ini sangat mudah menyebar dari satu orang ke orang lain," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Medan, Surya Syahputra Pulungan, Jumat (2/10/2026).

Dikatakan Surya, pihaknya saat ini tengah memperkuat langkah antisipasi agar penyebaran virus dapat ditekan. Salah satunya dengan meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia menyebut, Dinkes Medan telah menerbitkan surat pemberitahuan kepada seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit se-Kota Medan, untuk kesiapsiagaan terkait Influenza A.

"Dinkes Medan telah mengeluarkan surat kesiapsiagaan terkait Influenza A untuk disosialisasikan kepada seluruh fasilitas kesehatan, baik Puskesmas maupun rumah sakit," katanya.

Surya mengatakan kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih adalah masyarakat berisiko tinggi, terutama lansia, warga dengan penyakit penyerta atau komorbid, serta pelaku perjalanan luar negeri.

"Karena sangat gampang menyebar, jadi memang terkait virus ini harus benar-benar diantisipasi supaya penyebarannya dapat ditekan dengan berbagai cara," katanya.

Di tingkat masyarakat, Surya mengingatkan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah sederhana untuk mencegah penularan.

Masyarakat diminta rajin mencuci tangan menggunakan sabun maupun hand sanitizer. Selain itu, etika batuk dan bersin juga harus diterapkan untuk mencegah droplet menyebar kepada orang lain.

Ia menganjurkan penggunaan masker, khususnya bagi masyarakat yang sedang mengalami gejala seperti batuk atau pilek.

"Dengan menggunakan masker juga sebagai salah satu pilihan bila mengalami gejala pilek ataupun batuk," jelasnya.

Surya juga mengimbau masyarakat tidak mengabaikan gejala yang muncul. Jika mengalami demam, batuk, nyeri tenggorokan, pilek, perasaan lemah (malaise), maupun nyeri otot (myalgia), ia mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti Puskesmas.

Menurutnya, gejala Influenza A pada awalnya dapat menyerupai flu biasa. Karena itu, kata dia, pemeriksaan dini penting dilakukan agar kondisi masyarakat dapat segera ditangani sesuai kebutuhan.

"Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, pilek, ataupun perasaan lemah atau malaise, maupun nyeri-nyeri otot atau myalgia," pungkasnya.



Simak Video "Video: RS di China Kewalahan Tangani Pasien Influenza A dan HMPV"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork