4 Jenis Atap Rumah Anti Panas Agar Hunian Tetap Sejuk

4 Jenis Atap Rumah Anti Panas Agar Hunian Tetap Sejuk

Sekar Aqillah Indraswari - detikSumut
Kamis, 01 Okt 2026 09:00 WIB
Ilustrasi genteng rumah.
Foto: Pexels/Liza Sigareva
Medan -

Rumah terasa panas dan pengap, terutama saat matahari sedang terik? Pemilihan jenis atap rumah ternyata berperan penting dalam menjaga suhu di dalam hunian.

Selain melindungi rumah dari hujan dan panas matahari, atap yang tepat dapat membantu mengurangi panas yang masuk sehingga ruangan terasa lebih nyaman.

Apa saja jenis atap rumah anti panas yang bisa menjadi pilihan? Dikutip dari detikProperti, simak 4 rekomendasinya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rekomendasi Atap Rumah yang Mampu Tangkal Panas

1. Atap Sirap Kayu

Saat ini sepertinya semakin sedikit yang memakai atap sirap kayu, apalagi pada rumah. Atap jenis ini lebih banyak dipakai pada rumah tradisional dan gazebo.

Seperti namanya atap ini terbuat dari bilahan kayu yang kemudian ditumpuk rapi. Ini merupakan jenis atap alami yang bisa menahan suhu panas.

ADVERTISEMENT

Atap sirap kayu juga membuat visual rumah menjadi unik. Lantaran kepingan kayu biasanya dibuat bentuk persegi panjang dengan salah satu ujungnya lancip.

2. Atap Dak Beton

Dak beton adalah jenis atap yang banyak ditemui pada rumah dengan atap datar. Atap dak beton cocok digunakan pada rumah di wilayah bersuhu hangat.

Penggunaan dak beton terbilang multifungsi. Dengan atap ini, lebih mudah untuk membangun lantai tambahan di atas. Atap ini juga bisa menambah ruang sebagai area rooftop, lokasi jemur pakaian, hingga tempat memasang panel surya.

Akan tetapi, masalah yang sering ditemui pada dak beton yaitu munculnya genangan air jika drainase tidak dipasang dengan benar. Area atap juga rawan kotor oleh sampah atau benda yang jatuh karena permukaannya yang datar.

3. Genteng Keramik

Genteng adalah salah satu material yang banyak digunakan sejak lama. Alasannya material ini mampu menahan panas dan menurunkan suhu di dalam rumah.

Dulu kebanyakan memakai genteng dari tanah liat biasa. Sekarang sudah ada inovasi di mana bagian terluarnya ditambah glazur yang glossy. Kekuatan untuk menangkal sinar matahari jadi lebih kuat karena material glossy itu tidak dapat ditembus panas.

Pemasangan atap ini perlu diperhatikan tingkat kemiringannya. Kemiringan atap harus 30 derajat supaya air hujan mengalir dengan baik dan atap tidak bergeser turun.

4. Genteng Tanah Liat

Nah, satu ini adalah material yang banyak digunakan dan sudah menjadi pilihan banyak orang sejak lama. Genteng ini terbuat dari tanah liat yang mampu meredam panas. Genteng juga dipilih karena kuat dan tahan lama.

Catatan ketika memasang genteng adalah fondasi atap harus kuat karena material ini memiliki bobot yang berat.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pria Nyaris Diamuk Gegara Kepergok Naik Atap Rumah Warga di Pinrang"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads