Aktivitas digital masyarakat Medan semakin beragam. Tak hanya untuk berselancar di media sosial, internet kini banyak digunakan untuk bekerja, belajar, bermain game, streaming, membuat konten hingga memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI).
Melihat kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat jaringan 5G di Kota Medan melalui pengembangan jaringan di sejumlah titik strategis.
EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison Agus Sulistio membeberkan bahwa kebutuhan digital masyarakat Medan kini semakin beragam. Ia menyebut konektivitas tidak hanya digunakan untuk komunikasi dan hiburan, tetapi juga menunjang aktivitas belajar, bekerja, membuat konten, hingga pemanfaatan AI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat Medan memiliki kebutuhan digital yang semakin beragam. Hari ini, konektivitas digunakan untuk banyak hal, mulai dari menikmati hiburan dan bermain game hingga belajar, berkarya, dan memanfaatkan AI," kata Agus.
Menurutnya, melalui pengembangan jaringan Indosat 5G, pihaknya ingin memberikan pengalaman konektivitas yang mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat.
"Melalui Indosat 5G, kami ingin mendukung masyarakat untuk melakukan lebih banyak hal dengan pengalaman digital yang semakin baik," ujarnya.
Selain pengembangan jaringan, Agus menyebut program pembelajaran AI bagi pelajar di Sumatera Utara melalui program AI Future Leaders.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Indosat dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Lebih dari 10.000 pelajar tingkat SMA dan SMK disebut telah mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi AI, termasuk menggunakan Gemini dan Adobe Express.
Melalui program tersebut, para pelajar didorong menggunakan AI untuk mendukung pembelajaran, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan keterampilan digital.
Indosat menyebut pengembangan jaringan 5G dan program literasi AI tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung aktivitas digital masyarakat di Sumatera Utara.
