Jalan nasional Padang-Solok yang terganggu akibat banjir bandang di kawasan Arosuka dekat Kantor Bupati Solok, sudah bisa dilewati kembali. Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat memastikan jalan aman untuk dilewati.
"Dari kemarin kita melakukan (uji) pembukaan akses. Struktur jembatan juga aman, (jalan) sudah kita bersihkan dan Alhamdulillah, akses sudah bisa dilewati. Sudah terbuka lalu lintas. Hanya karena sekarang masih suka hujan dan kegiatan (perbaikan) masih berlangsung, masih ada lumpur-lumpur di jalan," kata Elsa Putra Friandi (Andi) kepada wartawan di Arosuka Solok, Rabu (23/9/2026).
Ia mengatakan, pemulihan akses ini dapat dilakukan melalui kerja bersama Kementerian PU dengan Forkopimda, BUMN Infrastruktur, serta seluruh unsur yang sejak tadi malam bergerak di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski jalur sudah dibuka dari kedua arah, namun perbaikan sedimen-sedimen akibat banjir bandang terus dilakukan. "Kita kerahkan 29 unit alat berat untuk membantu proses pembersihan. Dari balai jalan dan balai wilayah sungai juga. Harapannya dalam beberapa hari ke depan sudah bisa diselesaikan," katanya lagi.
Pembersihan dilakukan terhadap lumpur dan material yang masih berada di sekitar badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses tidak hanya dapat dilalui, tetapi juga kembali dalam kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang turut memperkuat pemulihan dengan menurunkan satu unit excavator long arm ke Kabupaten Solok sebagai langkah awal penanganan dampak banjir bandang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi terdampak.
Di sisi lain, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar juga memberikan dukungan melalui mobilisasi tiga unit mobil tangki air (MTA) ke Kabupaten Solok untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Selain itu, BPBPK melakukan identifikasi lanjutan terhadap prasarana infrastruktur Cipta Karya yang terdampak, termasuk pelayanan air minum, sanitasi, dan bangunan pemerintahan.
