Sebanyak 22 siswa dari SLB dan SMP Swasta di Kecamatan Kepanjenkidul, Blitar, Jawa Timur, dilaporkan mengalami keracunan. Hingga Senin (21/9), proses pemeriksaan terhadap sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) masih dilakukan. Salah satu dugaan yang tengah ditelusuri adalah adanya kandungan arsenik dalam makanan tersebut.
Makanan MBG yang dikonsumsi para siswa terdiri dari nasi putih, kacang kapri, tahu kuning, rolade telur, dan buah melon. Korwil BGN Kota Blitar, Titik Nur Azizah, menyebut terdapat indikasi kandungan arsenik pada makanan yang dibagikan kepada siswa.
"Kemungkinan itu dari pestisida yang dari bahan baku. Tapi kami juga belum bisa memastikan karena menunggu hasil laboratorium. (Sampel) dikirim ke Surabaya," jelas Titik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apakah arsenik memang dapat ditemukan dalam makanan? Pakar sekaligus Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University, Nuri Andarwulan, memberikan penjelasan terkait kemungkinan tersebut.
(afb/afb)
