8 Orang Terluka Usai Pria Bersenjata Umbar Tembakan di Depan Sekolah Turki

Internasional

8 Orang Terluka Usai Pria Bersenjata Umbar Tembakan di Depan Sekolah Turki

Novi Christiastuti - detikSumut
Selasa, 22 Sep 2026 22:01 WIB
ilustrasi penembakan
Foto: Ilustrasi penembakan. (detikcom/Internet)
Jakarta -

Sedikitnya delapan orang terluka setelah seorang pria bersenjata tanpa diduga melepaskan tembakan di depan sebuah sekolah menengah di wilayah Turki bagian barat. Insiden penembakan itu terjadi pada Selasa (22/9) pagi waktu setempat

Dilansir detikNews dari AFP dan Reuters, Selasa (22/9/2026), berdasarkan laporan saluran televisi swasta NTV disebut bahwa aksi penembakan itu terjadi sekira pukul 07.59 waktu setempat, di distrik Turgutlu, Provinsi Manisa, sebuah wilayah di sebelah barat kota wisata Izmir.

"Sebuah laporan diterima mengenai adanya penembakan di sekitar Sekolah Menengah Atas Kejuruan dan Teknis Anatolia Inci Uzmez di distrik Turgutlu kami," demikian pernyataan kantor Gubernur Provinsi Manisa via media sosial X.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku penembakan itu, yang identitasnya belum diungkap, setelah kejadian empat kabur dari lokasi kejadian. Namun, menurut keterangan kantor gubernur setempat, pelaku akhirnya berhasil ditahan oleh pasukan keamanan Turki setelah penembakan terjadi.

Belum diketahui secara jelas motif di balik penembakan tersebut.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, salah satu korban luka dalam insiden itu dilaporkan dalam kondisi kritis.

Insiden tersebut jadi penembakan terbaru yang terjadi di sekolah Turki. Pada April lalu, seorang remaja berusia 14 tahun melepaskan tembakan di sebuah sekolah di Provinsi Kahramanmaras. Akibat kejadian itu, sedikitnya sembilan siswa yang berusia 10-11 tahun dan seorang guru tewas.

Pelaku yang masih remaja juga akhirnya dilaporkan tewas di lokasi kejadian.

Terpisah, dalam insiden di Provinsi Sanliurfa, tenggara Turki, seorang mantan siswa melepaskan tembakan di bekas sekolahnya dan melukai 16 orang. Pelaku kemudian mengakhiri hidupnya sendiri saat berhadapan dengan polisi.

Serangkaian insiden penembakan di area sekolah itu telah memicu kemarahan publik. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberhentikan seorang Wakil Menteri Pendidikan dan menegaskan bahwa pemerintah akan menerapkan sejumlah langkah, termasuk pembatasan kepemilikan senjata api.

Baca selengkapnya di sini



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads