Tim Gabungan Bersihkan Material Longsor, Jalur Padang-Solok Masih Ditutup

Sumatera Barat

Tim Gabungan Bersihkan Material Longsor, Jalur Padang-Solok Masih Ditutup

Jeka Kampai - detikSumut
Selasa, 22 Sep 2026 10:55 WIB
Tim gabungan membersihkan material longsor yang menutupi badan Jalan Padang-Solok, Sumbar.
Foto: Tim gabungan membersihkan material longsor yang menutupi badan Jalan Padang-Solok, Sumbar. (Jeka Kampai/detikSumut)
Solok -

Tim gabungan masih bekerja keras untuk membersihkan badan jalan dari material banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka dan perkantoran Pemkab Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Banjir bandang melanda kawasan tersebut pada kemarin malam.

Tim yang terdiri dari BPBD, PMI dan Polri terlihat menyingkirkan material-material banjir bandang dari jalan raya. Di beberapa bagian terlihat sejumlah kendaraan yang ikut tertimbun.

"Kita ada beberapa tim. Ada tim pencarian korban, lalu ada tim pembersihan material di lokasi terdampak," kata Danyon A Pelopor Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sumbar, AKBP Encep Hendry kepada wartawan di lokasi, Selasa (22/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut, ada satu orang yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Solok. Saat ini masih dalam proses pencarian.

"Ada satu yang dicari. Sesuai laporan yang kita terima, ada satu (orang hilang)," katanya.

ADVERTISEMENT

Saat ini tim melakukan penyisiran di dua titik untuk mencari korban hilang. Sat Brimob Polda Sumbar mengerahkan sekitar 300 personil untuk membantu proses pencarian.

"Ada dua titik yang melakukan penyisiran," jelasnya.

Hingga pagi tadi, jalur Padang-Solok masih ditutup. Para pengendara diminta untuk menghindari lokasi dan memilih jalur lain.

Banjir bandang sendiri terjadi pada Senin (21/9/2026) malam. Akibat bencana itu, empat orang mengalami luka dan sejumlah gedung perkantoran serta kendaraan rusak.

Sekretaris BPBD Sumbar, Ilham Wahab mengatakan, longsor yang memicu banjir bandang itu terjadi sekira pukul 19.45 WIB.

Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak sore mengakibatkan banyak aliran sungai meluap, khususnya di sekitar Jorong Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang, Solok.

"Intensitas hujan cukup tinggi ini, Mengakibatkan Longsor pada Bukit dibelakang Kantor Bupati disekitaran Kantor Bupati yang membawa Material Pasir bercampur Batu, Lumpur dan Air sehingga menerjang sekitaran Area Kantor Bupati Solok dan sekitarnya," jelas Ilham Wahab.

Sesuai data sementara, banjir bandang yang terjadi mengakibatkan empat orang terluka. Identitas keempat korban yakni Muslihat (54), Anggiat Sirait (66), Yurnalis (45) dan Muhamad Nurzern (56).

Saat ini seluruh korban dilaporkan telah dirujuk ke rumah sakit di Padang.

Selain itu berdasarkan catatan sementara, dua perkantoran mengalami rusak berat akibat banjir bandang yang terjadi. Dua kantor rusak yakni Kantor Dinas PUPR dan Kantor Dinas DPMN.

Terdapat delapan kantor lainnya yang rusak ringan karena dipenuhi material banjir bandang. Antara lain, Kantor DPRD, Bapenda, Dinas Pariwisata dan Pertanian.

Halaman 2 dari 2
(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads