Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengecek saluran irigasi di area persawahan Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Dudung mengecek irigasi itu dengan mengemudikan sepeda motor sendiri.
Selain meninjau irigasi itu, Dudung juga bertemu dengan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Pantauan detikSumut, Senin (21/9/2026), Dudung mengecek saluran irigasi itu dengan menaiki sepeda motor. Dudung tampak membonceng Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo.
Di belakang keduanya, ada juga sejumlah pejabat lainnya yang ikut menaiki sepeda motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat secara langsung bagaimana program P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Guna Air Irigasi) petani pengguna air. Program ini untuk memastikan bahwa proyek irigasi ini bermanfaat sampai ke petak-petak sawah dan ladang milik petani, dan memastikan air mengalir ke lahan-lahan. Tadi saya cek dan ini merupakan suatu kewajiban mutlak dari pemerintah pusat sampai ke bawah," kata Dudung usai meninjau saluran irigasi itu.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu menjelaskan bahwa saluran itu merupakan jaringan tersier atau saluran yang paling dekat dengan lahan petani. Sementara jaringan primer dan sekunder dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sedangkan jaringan tersier dikerjakan langsung oleh masyarakat secara swakelola.
"Selama ini para petani membuat jaringan tersier dibantu oleh Babinsa, mungkin Bhabinkamtibmas. Sekarang mereka sendiri langsung dikasih anggarannya untuk membuat tersier ini," jelasnya.
Dia menjelaskan bahwa P3-TGAI mendukung pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi serta pemeliharaan jaringan irigasi untuk mendukung Swasembada Pangan. Secara nasional, program ini mencakup 37 provinsi dengan anggaran Rp 14,63 triliun.
Untuk di Sumut, kata Dudung, program ini menjangkau 21 kabupaten/kota dengan anggaran Rp 527,50 miliar. Lalu, di Kabupaten Deli Serdang, program dilaksanakan di 57 titik lokasi dengan target penyerapan 38.475 tenaga kerja.
Sementara di Kabupaten Serdang Bedagai, program mencakup 86 titik lokasi dengan target penyerapan 58.050 tenaga kerja. Menurutnya, jaringan irigasi yang baik akan mendorong swasembada pangan dan menjaga stabilitas ekonomi petani.
"Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur besar seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara, tetapi juga menyiapkan infrastruktur yang berbasis kepada masyarakat, yang dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat. Anggarannya langsung kepada masyarakat, dengan anggaran dari APBN," ujarnya.
