Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Utara Wilayah IV Zulkarnain Barus menyebut korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya diduga hilang ingatan, Febiona Purba (16) sudah mulai bersekolah hari ini. Zulkarnain mengungkap kondisi terkini Febiona.
"Dari laporan Kepala Sekolah SMK Swasta Bersama, Feby sudah datang ke sekolah hari ini," ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).
Menurut Zulkarnain, hari ini merupakan hari pertama Febiona kembali bersekolah setelah sakit. Dari laporan pihak sekolah, kata dia, Febiona sudah bisa berkomunikasi dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah diajak komunikasi juga dan responnya juga sudah bagus. Ya (hari ini pertama masuk sekolah setelah sakit)," imbuhnya.
Dikatakan Zulkarnain, pihak keluarga Febiona meminta agar dirinya hanya masuk sekolah sampai tengah hari. Menurut pihak sekolah, kata Zulkarnain, keluarga masih belum yakin Febiona bisa mengikuti pelajaran sampai sore hari.
"Feby di sekolah sampai jam 12 siang saja, karena pihak keluarga belum yakin (bisa ikut belajar) sampai jam 4 sore," jelasnya.
Diketahui, Febiona dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta bersama satu korban keracunan MBG lainnya Agnesia Paruliana Silitonga pada Sabtu (12/9/2026) lalu.
Salah satu dokter RSCM yang menangani Febiona, dr Setyo Handryastuti mengungkap dari hasil pemeriksaan, ingatan Febiona dalam kondisi baik.
"Ya, saya akan menjawab mengenai tadi ya, hilang ingatan. Yang jelas pada saat saya periksa saat ini, ananda ingatannya sangat baik, ya. Memori jangka pendek maupun jangka panjangnya. Dan juga pemeriksaan elektroensefalografi juga tidak menunjukkan gangguan apapun. Itu yang bisa saya katakan," ungkap dr Setyo Handryastuti dalam jumpa pers di RSCM, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).
"Dalam penelusuran klinis ananda yang pertama ini bisa menceritakan kejadian-kejadiannya dengan baik sih ya. Walaupun ada kejadian yang dia lupa, tetapi secara keseluruhan pastinya bisa menggambarkan apa yang dia rasakan," kata Tjhin.
Tjhin mengatakan Febiona memiliki fungsi kognitif yang baik. Dia mengungkap Febiona tidak memiliki masalah pada memorinya.
"Jadi saya bisa menyimpulkan saat ini ya tentunya, bahwa dia cukup sih memiliki fungsi kognitif atau tentunya memiliki orientasi. Dia tahu dia di mana, dia tanggal berapa, hari apa, siapa, dia semuanya tahu. Jadi saya tidak melihat adanya disorientasi atau ada masalah pada memori kerjanya. Jadi secara keseluruhan tampaknya saat ini masih cukup baik sih dapat dikatakan seperti itu," imbuhnya.
Febiona dan Agnesia pulang ke Kabupaten Karo pada Jumat (18/9/2026) lalu. Tim dokter RSCM mengaku akan tetap memantau kondisi keduanya melalui rekan sejawat di Sumatera Utara.
Simak Video "Video: Siswi Keracunan MBG di Karo Diduga Alami Gangguan Ingatan"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)
