Makanan Pedas Bikin Nagih, Tapi Kenapa Setelah Makan Perut Mules?

Devi Silaban - detikSumut
Sabtu, 19 Sep 2026 05:29 WIB
Foto: Getty Images/frantic00
Jakarta -

Bagi pecinta makanan pedas, seblak, ayam gemprek, mi level atau makanan dengan sambal melimpah akan sulit ditolak. Padahal setelah makan pedas, tidak jarang perut mulai terasa mulas, panas, bahkan muncul keinginan untuk segera buang air besar.

Rasa pedas pada cabai berasal dari senyawa bernama capsaicin atau senyawa kimia yang ditemukan dalam cabai, khususnya di bagian biji yang memberikan sensasi pedas atau panas. Senyawa inilah yang menimbulkan sensasi terbakar ketika cabai atau makanan pedas dikonsumsi.

Ternyata, capsaicin tidak hanya bereaksi di mulut, tetapi juga dapat mempengaruhi konmsumsi. Dirangkum dari penelitian yang diterbitkan dalam Trends in Food Science & Technology, capsaicin dapat memberikan berbagai efek pada saluran pencernaan, tergantung jumlah yang dikonsumsi dan kondisi tubuh.

Pada komsumsi tinggi, senyawa ini dapat berkaitan dengan rasa tidak nyaman seperti panas, nyeri hingga diare. Hal ini berkaitan dengan reseptor bernama TRPV1 (Transient Receptor Potential Vanilloid 1), yaitu bagian dari sistem saraf yang mendeteksi sensasi panas dan nyeri.

Ketika capsaicin dari cabai mengaktifkan reseptor ini, tubuh dapat merespons dengan sensasi terbakar atau tidak nyaman, termasuk di saluran pencernaan. Respons tubuh terhadap capsaicin inilah yang membuat sebagian orang langsung merasa mulas setelah makan pedas.



Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork