Program Tebus Ijazah Rico Waas Targetkan 1.000 Siswa, 278 Sudah Terealisasi

Program Tebus Ijazah Rico Waas Targetkan 1.000 Siswa, 278 Sudah Terealisasi

Rahmat Khairurizqi - detikSumut
Jumat, 18 Sep 2026 08:55 WIB
Program Tebus Ijazah Rico Waas Targetkan 1.000 Siswa, 278 Sudah Terealisasi
Foto: SUPRIANTA SITEPU/Pemko Medan
Jakarta -

Persoalan biaya pendidikan membuat sebagian siswa yang telah dinyatakan lulus belum dapat membawa pulang ijazahnya. Pemerintah Kota (Pemko) Medan merespons kondisi tersebut melalui Program Tebus Ijazah yang merupakan salah satu program Wali Kota Medan, Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap.

Program Tebus Ijazah ini, sebut Rico Waas beberapa waktu lalu, bertujuan membantu peserta didik maupun alumni jenjang SD dan SMP/MTs yang telah menyelesaikan pendidikan, tetapi ijazahnya masih tertahan di sekolah akibat tunggakan biaya pendidikan yang belum mampu dilunasi karena keterbatasan ekonomi keluarga.

"Program ini merupakan bentuk perhatian Bapak Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas terhadap anak-anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan atau mencari kerja karena ijazahnya tertahan. Ini bagian dari upaya mendorong akses pendidikan yang lebih adil," ujar Plt. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Prayogi dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data yang diperoleh kemarin dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan menunjukkan program yang telah berjalan ini menargetkan 1.000 siswa penerima bantuan pada 2026. Hingga kini, 278 siswa dari keluarga tidak mampu telah menerima bantuan untuk menyelesaikan tunggakan biaya pendidikan yang membuat ijazah mereka masih tertahan.

"Kami prioritaskan mereka yang terdata di DTSEN dan nilai tunggakannya tidak lebih dari Rp2,5 juta, sesuai pagu anggaran," jelas Prayogi.

ADVERTISEMENT

Bantuan diberikan berdasarkan data dan bukti tunggakan yang disampaikan pihak sekolah. Tunggakan yang dibayarkan mencakup SPP dan biaya pendidikan lainnya, dengan nilai bantuan maksimal Rp2,5 juta untuk setiap siswa.

Pembayaran dilakukan sesuai bukti tunggakan SPP dan biaya lainnya yang didata dari sekolah, dengan nilai maksimal Rp2,5 juta per orang. Bantuan diberikan kepada lulusan SD, SMP, dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dari keluarga tidak mampu.

Hingga saat ini, program masih berjalan sehingga jumlah penerima masih akan bertambah hingga mencapai target 1.000 siswa pada tahun ini.

Melalui program tersebut, Pemko Medan membantu menyelesaikan kewajiban administrasi pendidikan sehingga siswa dapat membawa pulang ijazah yang telah mereka peroleh.

Ijazah itu selanjutnya dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun keperluan lain setelah menyelesaikan sekolah



(ega/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads