Hilang Saat Nyelam di Sungai Lobang, Pria di Simalungum Ditemukan Tewas

Hilang Saat Nyelam di Sungai Lobang, Pria di Simalungum Ditemukan Tewas

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 14 Sep 2026 12:51 WIB
Teks foto: Tim SAR gabungan saat mencari korban. (Foto: dok. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan)
Tim SAR gabungan saat mencari korban. (Foto: dok. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan)
Jakarta -

Seorang pria bernama Mahyar (25) hilang usai menyelam di Pemandian Alam Sejuk Sungai Lobang, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Setelah dicari, korban ditemukan tewas di kedalaman 10 meter.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan kejadian berawal saat korban menyelam ke dasar sungai, Minggu (13/9/2026) sekira pukul 16.00 WIB. Namun, setelah menyelam itu, korban tak kunjung muncul ke permukaan

"Berdasarkan informasi yang diterima, sebelum kejadian korban melakukan penyelaman secara manual ke dasar sungai dengan tujuan membuka tali buoy yang berada di dasar perairan. Namun, setelah beberapa menit korban tidak kunjung kembali ke permukaan," kata Hery, Senin (14/9).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga yang berada di lokasi pun melaporkan soal kejadian itu ke call center emergency 115 Basarnas. Usai menerima laporan itu, Tim Rescue Pos SAR Danau Toba bergerak menuju lokasi dan tiba sekira pukul 21.40 WIB

Proses pencarian pun dimulai. Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

ADVERTISEMENT

SRU 1 mencari korban di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan peralatan deteksi bawah air aqua eye dan juga melakukan penyelaman. Sementara SRU 2 menyisir daratan di sekitar lokasi kejadian hingga ke hilir sungai sejauh kurang lebih 100 meter.

Petugas mengalami sejumlah kendala saat proses pencarian korban, di antaranya lubuk sungai yang cukup dalam. Selain itu, proses pencarian korban yang dilaksanakan pada malam hari menyebabkan keterbatasan penerangan.

Sekira pukul 23.40 WIB, tim SAR gabungan menemukan korban di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter. Nahasnya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Pada pukul 00.20 WIB, korban berhasil dievakuasi dari dasar sungai," jelasnya.

Usai dievakuasi, korban diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berenang dan tidak melakukan penyelaman tanpa peralatan yang memadai.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun kawasan pemandian alam. Masyarakat diharapkan memperhatikan kondisi perairan, kedalaman sungai, arus, serta tidak melakukan aktivitas penyelaman tanpa perlengkapan keselamatan dan kemampuan yang memadai," pungkasnya.



(fnr/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads