Cek Lokasi Karhutla, Bupati Afni: Jaga Siak Zero Firespot!

Riau

Cek Lokasi Karhutla, Bupati Afni: Jaga Siak Zero Firespot!

Raja Adil Siregar - detikSumut
Minggu, 13 Sep 2026 16:34 WIB
Bupati Afni saat meninjau lokasi karhutla di Siak, Riau.
Foto: Bupati Afni saat meninjau lokasi karhutla di Siak, Riau. (dok. Istimewa)
Siak -

Tidak butuh menunggu lama, setelah menjejakkan kaki pulang pendidikan KPPD IV Lemhannas di Jakarta, Bupati Siak Afni langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Dayun. Afni ingin memastikan di Siak zero firespot.

Afni tiba didampingi sang suami Triono Dul Hakim pukul 16.30 WIB kemarin di batas Kampung Sukamulya. Saat tiba, Afni turun langsung menemui petugas satgas darat yang telah kelelahan setelah memadamkan karhutla.

Di lokasi kunjungan ada pula Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Kapolres AKBP Sepuh Siregar dan jajaran. Lalu ada Kepala BPBD Siak Novendra, Kadaops Manggala Agni Siak Ikhsan, dan para pihak lainnya di lokasi terbakar tersrbut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah per kemarin Siak sudah zero firespot, kita jaga bersama Siak bebas titik api. Tinggal pendinginan dan memastikan semuanya aman. Saya terus memantau dan mengawal perkembangan tiap hari," kata Afni, kemarin.

ADVERTISEMENT

Sudah dua pekan Afni mengikuti KPPD IV Lemhannas di Jakarta. Bahkan ia menjadi satu-satunya kepala daerah dari Riau yang ditunjuk mengikuti pendidikan di angkatan tersebut.

Meski pendidikan, hampir setiap saat Afni meminta update perkembangan situasi di Kota Istana terkait karhutla. Ini menunjukkan tanggungjawab dan komitmen pengendalian karhutla masih dalam komando kepemimpinan Afni.

"Saya bersyukur Siak punya Forkompimda yang kompak memimpin pengendalian karhutla ini. Pak Kapolres dan Pak Dandim bahkan memimpin langsung di lokasi, juga ada Pak Wakil," tambahnya.

Karhutla di Dayun berbatasan Kampung Sukamulya ini, luasan hangus mencapai 40 hektar. Lahannya jenis lahan gambut dan tanaman rawa yang mudah terbakar hingga butuh pemadaman selama 9 hari kerja dengan melibatkan 1.330 personil (OH).

Afni memastikan saat ini titik api sudah padam dan tinggal pendinginan. Namun, karhutla di Siak mayoritas berada dalam kawasan hutan.

Kawasan tersebut antara lain Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Taman Nasional Zamrud, dan lahan Perhutanan Sosial. Seluruh titik api pada kawasan di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan ini sudah berhasil dipadamkan oleh tim Satgas Karhutla.

"Saya berterima kasih pada Satgas Provinsi terutama Bapak Kapolda dan Pangdam yang sudah mengirimkan bantuan water boombing dan personil. Juga pada Bapak Gubernur mengirim Satpol PP, ini hasil kerja kolaborasi dan gotong royong bersama," kata Afni.

Selanjutnya Bupati perempuan pertama di Negeri Istana itu akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Apalagi sebagian besar lokasi yang terbakar berada dalam kawasan hutan dan lahan milik Negara yang diklaim sepihak.

"Kami mendukung penuh penegakan hukum yang sedang dilakukan Polres Siak. Tidak boleh ada klaim pada lahan milik Negara. Kami juga sudah mengeluarkan maklumat melalui surat edaran, agar semua Camat, Lurah, dan Penghulu, tidak mengeluarkan surat keterangan apapun di kawasan hutan dan lahan milik negara lainnya, salah satunya sebagai upaya pencegahan Karhutla," kata Afni.

Usai mengunjungi posko tim satgas, Bupati Siak bersama Wakil Bupati dan Kapolres Siak mendatangi lokasi pembukaan lahan yang diduga kuat menjadi salah satu penyebab karhutla. Disini masih tampak ada garis polisi dan plang penegakan hukum yang dipasang Polres Siak.

"Lahan ini hutan rawa gambut yang harusnya basah, tapi dipaksa kering. Sangat merusak lingkungan. Padahal ini daerah penangkap air, tapi mau dibuat jadi ladang sawit. Kita tak akan biarkan ini terjadi. Kami mendukung penuh penegakan hukum yang dilakukan Polres Siak. Tidak boleh ada asal klaim di lahan milik negara," tegas Afni.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Situasi Karhutla Terkini: Titik Api di Kalimantan Naik, Sumatera Turun"
[Gambas:Video 20detik] (ras/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads