Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liput Gunung Anak Krakatau Diperluas

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liput Gunung Anak Krakatau Diperluas

Aris Rivaldo - detikSumut
Jumat, 11 Sep 2026 17:19 WIB
Tim SAR masih melakukan pencarian terhadao 5 jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Jakarta -

Pencarian lima jurnalis yang hilang saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau belum membuahkan hasil. Tim SAR pun memperluas areal pencarian pada H+4.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, awalnya menyebut ada 11 kapal yang dikerahkan untuk pencarian H+4. Tim yang melakukan pencarian pun dibagi menjadi empat.

"Untuk mengoptimalkan pencarian delapan orang yang masih dalam pencarian, tim SAR gabungan pada operasi SAR H+4 membagi wilayah pencarian menjadi empat sektor utama, dan satu sektor khusus dengan total luas sekitar 3.243,7 nautical mile persegi," katanya dikutip detikNews, Jumat (11/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencarian pada sektor khusus melibatkan kapal RIB 02 Banten dan KN SAR Tetuka 247. Area pencarian berada di sekitar wilayah yang menjadi perhatian utama.

Pencarian di sektor A melibatkan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang dengan area pencarian berada di wilayah perairan sebelah barat Selat Sunda, luas area 1.026 NM. Pada sektor B melibatkan KRI Leuser dan KAL Anyer di wilayah perairan barat Selat Sunda dengan luas area 1.020 NM.

ADVERTISEMENT

Sedangkan sektor C melibatkan KN SAR Basudewa dan RIB Lampung dengan area pencarian mencakup perairan sekitar bagian barat hingga barat daya Selat Sunda, luas area 585 NM. Kemudian sektor D melibatkan KP Hayabusa dan RBB Pulau Peucang, dengan area pencarian di bagian barat daya Selat Sunda, luas area 585 NM.

"Pembagian sektor tersebut dilakukan untuk memastikan penyisiran dapat berlangsung secara sistematis, terkoordinasi, dan mencakup area yang lebih luas berdasarkan hasil evaluasi pencarian sebelumnya," ucapnya.

Tim SAR bakal berupaya menyisir pulau-pulau yang ada di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Sertung. Sebab hingga kini, Pulau Sertung belum disisir oleh tim SAR karena masuk area rawan dengan radius 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

"Itu akan melakukan penyisiran di pesisir kalau secara keseluruhan di Krakatau, Pulau Panjang serta di Pulau Sertung," ujar Amrad.

Amrad mengatakan, berdasarkan laporan BMKG, cuaca di perairan Selat Sunda saat ini cerah berawan. Kondisi tersebut bisa mempermudah tim SAR dalam upaya pencarian.

"Berdasarkan data BMKG yang kami dapat cuaca cerah berawan, mudah-mudahan sampai sore cerah berawan, karena itu sangat mengganggu visibility apabila ada perubahan," imbuhnya.

Seperti diketahui, lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari Antara, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Kelima pewarta foto tersebut hilang kontak sejak Senin (7/9) saat sedang melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Jangkau Lampung hingga Jawa Barat"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads