Dinkes Karo Rilis Hasil EEG Korban MBG yang Diduga Hilang Ingatan

Dinkes Karo Rilis Hasil EEG Korban MBG yang Diduga Hilang Ingatan

Nizar Aldi - detikSumut
Rabu, 09 Sep 2026 19:45 WIB
Intravenous therapy iv infusion set and bottle on a pole. Liquid saline is slowly dripping drops of drugs, medicine or antibiotic therapy and surgery recovery in a hospital or clinic.
Ilustrasi rumah sakit (Foto: Thinkstock)
Karo -

Seorang siswa yang mengalami keracunan akibat Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Febiona Purba (16) diduga mengalami gangguan ingatan usai menjalani perawatan di rumah sakit. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo mengungkapkan hasil pemeriksaan Electroencephalography atau EEG.

Sekretaris Dinkes Karo Mardin Purba mengatakan jika pihaknya suda menerima hasil pemeriksaan EEG terhadap Febiona. Hasilnya, aktivitas listrik saraf otak Febiona dalam batal normal.

"Hasil pemeriksaan yang disampaikan tim yang menangani di rumah sakit bahwa untuk pemeriksaan Electroencephalography atau EEG dan dilakukan pemeriksaan sebanyak 2 kali di rumah sakit yang berbeda diperoleh hasil bahwa secara konsisten aktivitas listrik saraf otak pasien dalam batas normal," kata Mardin Purba dalam video yang diterima detikSumut, Rabu (9/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim, kata Mardin, masih terus melakukan penanganan medis terhadap Febiona. Hal itu menyusul masih adanya keluhan yang dari korban.

"Kemudian karena masih ada keluhan pada anak kita ini, maka tim memutuskan untuk terus melanjutkan atau belum menghentikan proses penanganan medis dan akan terus mendalaminya secara cermat," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Mardin menuturkan jika tidak berkapasitas menjawab soal pengakuan ibu korban yang menyebut Febiona hilang ingatan. Tim ahli disebut bakal memberikan penjelasan soal itu.

"Tentu yang menjawab ini tidak bisa kami sampaikan, bukan kami yang bisa menyampaikan, nanti akan disampaikan tim ahlinya," tuturnya.

Ibu korban, Elvinus Lusiana Sitanggang (49), mengaku tidak diberi hasil EEG, hanya disampaikan secara lisan. Hal itu berbeda saat hasil rontgen paru-paru sebelumnya.

"Kami sudah minta hasil EEG, tapi nggak dikasih, cuma dicakapkan aja katanya hasilnya normal, cuma dikasih rontgen paru-paru," sebut Elvinus Lusiana Sitanggang.

Elvinus mengungkap jika Febiona masih muntah-muntah hari ini. Sedangkan untuk kejang, Febiona sudah diberikan obat.

"Febi masih muntah, kemarin masih kejang, tapi sudah dikasih obat anti kejang," tuturnya.



(niz/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads