Jalur Utama ke Desa Tiga Juhar Deli Serdang Amblas, Jalan Alternatif Dibuka

Jalur Utama ke Desa Tiga Juhar Deli Serdang Amblas, Jalan Alternatif Dibuka

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Rabu, 09 Sep 2026 10:01 WIB
Jalur utama ke Desa Tiga Juhar Deli Serdang amblas hingga akses putus. (Istimewa)
Foto: Jalur utama ke Desa Tiga Juhar Deli Serdang amblas hingga akses putus. (Istimewa)
Deli Serdang -

Jalur utama di Dusun II, Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, amblas hampir seluruh ruas jalan. Akibatnya akses ke desa tersebut terputus. Pemerintah bersama kepolisian dan masyarakat membuka jalur alternatif untuk menjaga mobilitas warga.

Kepala BPBD Deli Serdang Mukti Ali Harahap mengatakan jalur alternatif dibuat untuk memudahkan masyarakat beraktivitas selama jalur utama belum bisa dilalui.

"Telah dibuat jalur alternatif di Jalan Lingkar Desa Tiga Juhar, kemudian Desa Tanah Gara Hulu menuju Desa Kuta Jurung, Kecamatan STM Hilir," kata Mukti, Selasa (9/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalur tersebut dibuka dan diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDAMBK). Jalur itu digunakan sebagai akses sementara bagi masyarakat dan pengguna jalan.

"Jalur tersebut dibuka dan diperbaiki oleh Dinas SDAMBK guna akses sementara warga Desa," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Mukti mengatakan rambu-rambu juga telah dipasang di sepanjang jalur alternatif. Pemasangan tersebut dilakukan untuk memberikan petunjuk kepada masyarakat yang melintas.

"Dipasang rambu-rambu jalur alternatif," katanya.

Sementara itu, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperbaiki jembatan yang rusak akibat longsor.

"Kita sedang berkomunikasi dengan instansi terkait untuk bisa dilakukan perbaikan terhadap jembatan titi putus," kata Hendria.

Petugas bersama perangkat desa dan masyarakat juga memasang rambu-rambu serta tali pembatas di sekitar lokasi longsor. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan tanda kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati.

Pemerintah berharap jalur alternatif tersebut dapat digunakan sementara hingga akses utama dan jembatan yang terdampak longsor kembali dapat dilalui.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads