Dokter Larang Mengucek Mata saat Terkena Abu Vulkanik, Anjurkan Lakukan Hal Ini

Dokter Larang Mengucek Mata saat Terkena Abu Vulkanik, Anjurkan Lakukan Hal Ini

Devandra Abi Prasetyo - detikSumut
Selasa, 08 Sep 2026 06:00 WIB
Tired man rubbing his eyes at park
Foto: Ilustrasi mengucek mata. (Thinkstock)
Jakarta -

Abu vulkanik tidak hanya mengganggu pernapasan saja. Mata terkena partikel abu yang berterbangan dapat menimbulkan rasa perih, gatal, berair hingga seperti ada benda asing yang mengganjal.

Dilansir detikHealth, dokter spesialis mata, dr Ucok Pasaribu, SpM(K) dari Mayapada Eye Centre (MEC) mengatakan mata tidak boleh dikucek apabila kelilipan terkena abu vulkanik, agar tidak menjadi lebih parah.

Alasannya karena abu vulkanik berbeda dengan debu biasa. Abu tersebut biasanya tercampur dengan senyawa kimia bernama silika yang keras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bersihkan saja dengan air bersih mengalir," kata dr Ucok saat dihubungi detikcom, Senin (7/9/2026).

"Kalau kucek matanya akan menimbulkan iritasi di mata dan segera konsultasi ke dokter mata jika iritasi matanya belum membaik dalam beberapa waktu," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Masalah yang kemungkinan bisa muncul ketika seseorang kelilipan abu vulkanik dan mengucek mata adalah perdarahan subkonjungtiva.

Perdarahan subkonjungtiva adalah kondisi ketika pembuluh darah kecil di bawah konjungtiva (selaput bening yang melapisi bagian putih mata) pecah, sehingga darah terjebak dan membentuk bercak merah terang pada mata.

"Ya perlu dipastikan saja (apakah dari abu vulkanik). Banyak yang bisa menyebabkan seperti itu, jadi belum tentu ya," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di detikHealth, baca selengkapnya di sini



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads