Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih mengganggu operasional penerbangan hingga hari ini. Dampaknya, sebanyak 49 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu terpaksa dibatalkan.
"Berdasarkan data sementara hingga pukul 13.55 WIB, tercatat sebanyak 49 penerbangan mengalami pembatalan," ungkap Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi Mohamad Hikmat Hidayat, Senin (7/9/2026).
Pembatalan tersebut merupakan dampak berantai dari penutupan sementara tiga bandara utama di Pulau Jawa, yakni Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara (BDO). Ketiga bandara tersebut ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak pengelola mencatat bahwa data tersebut masih bersifat sementara. Jumlah penerbangan terdampak berpotensi berubah mengikuti dinamika kondisi di lapangan serta kebijakan dari tiap maskapai.
Meski terjadi puluhan pembatalan rute ke arah Jawa, operasional penerbangan lain di Bandara Internasional Kualanamu dipastikan tetap berjalan normal.
"Operasional Bandara Internasional Kualanamu (KNO) hingga saat ini tetap berjalan normal," ujarnya.
Sementara itu, PT Angkasa Pura Aviasi mengimbau calon penumpang, khususnya yang memiliki jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta, untuk secara berkala memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya melalui maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.
"Informasi mengenai perkembangan operasional penerbangan akan terus diperbarui sesuai kondisi terkini," pungkasnya.
