Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu digoyang isu pemakzulan karena penyerapan APBD 2026 yang rendah. Di tengah isu tersebut, Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon menyebut Ketua Umum Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan kepada Masinton untuk fokus pemulihan pascabencana.
Awalnya Rapidin meminta kepada seluruh kader PDIP untuk menjaga stabilitas politik di daerah masing-masing buntut rentetan bencana di Indonesia.
"Meneruskan instruksi Ketum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kepada Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu agar Masinton tetap fokus pada tugas pemulihan Tapteng pascabencana," kata Rapidin Simbolon dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Rapidin menyebutkan agar seluruh kader PDIP di Tapteng membantu Masinton dalam tugas pemulihan pascabencana. Hal serupa juga disampaikan kepada pimpinan DPRD kabupaten/kota di Sumut, termasuk Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen.
"Wong Chun Sen diminta dapat bekerja sama dengan Wali Kota Medan, Rico Waas, meski dalam Pilkada serentak tahun 2024 berbeda. Wong Chun Sen diminta menjaga stabilitas politik Kota Medan," ucapnya.
Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDIP Sumut Sutrisno Pangaribuan menjelaskan instruksi Rapidin Simbolon kepada Wong Chun Sen agar memelihara komunikasi politik dengan Wali Kota Medan. Sepanjang Walikota bekerja untuk rakyat harus di dukung, dan dijaga.
"PDI Perjuangan tidak boleh terlibat dalam gerakan politik yang mengganggu Wali Kota Medan dalam menjalankan tugasnya. Bahkan jika ada gerakan politik pemakzulan Wali Kota Medan, PDI Perjuangan tidak boleh terlibat," jelas Sutrisno Pangaribuan.
Instruksi tersebut juga berlaku bagi Ketua DPRD Karo, Iriani Tarigan agar menjaga stabilitas politik di Karo. Tidak boleh ada gerakan politik PDI Perjuangan untuk mengganggu Bupati Karo, meski saat Pilkada serentak tahun 2024 menjadi lawan politik.
"Bupati Karo didukung sepanjang bekerja untuk rakyat. PDI Perjuangan tidak boleh terlibat dalam gerakan politik pemakzulan Bupati Karo," ucapnya.
(astj/astj)