Dua bupati di Sumatera Utara (Sumut) memiliki sikap yang berbeda soal jabatan Ketua DPC PDIP. Keduanya adalah Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu dan Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Oloan Paniaran Nababan.
Oloan mundur sebagai Ketua DPC PDIP Humbahas dengan alasan ingin fokus di pemerintahan. Oloan menjabat Ketua DPC PDIP tahun 2022 saat menjabat Wakil Bupati Humbahas.
"Iya, dia (Oloan) mundur karena katanya mau fokus kerja di pemerintahan," kata Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon saat dihubungi, Minggu (12/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapidin menyebutkan jika Oloan masih kader PDIP meskipun mundur dari jabatan Ketua DPC. Pihaknya bakal meminta klarifikasi ke Oloan apakah masih mau menjadi pengurus lagi nantinya.
"Nggak, dia masih kader PDI Perjuangan, nanti klarifikasi lagi ke dia apakah nanti tetap jadi pengurus atau jadi kader," sebutnya.
Sementara Masinton Pasaribu mengambil jabatan Ketua DPC PDIP Tapteng setelah setahun menjabat Bupati Tapteng. Masinton menjadi Ketua DPC PDIP Tapteng periode 2025-2030.
"Iya (Masinton jadi Ketua DPC PDIP Tapteng), diserahkan hari Sabtu yang lalu di DPD," kata Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDIP Sumut Sutrisno Pangaribuan saat dihubungi, Senin (13/4).
Posisi Sekretaris DPC PDIP Tapteng diisi oleh Timbul Panggabean. Sementara bendahara dijabat Disman Sihombing yang merupakan Wakil Ketua DPRD Tapteng.
"Sekretarisnya Timbul Panggabean dan bendaharanya Disman Sihombing yang sekarang Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah," ucapnya.
Di sisi lain, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya tetap menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Sergai. Darma Wijaya merupakan Bupati Sergai periode 2020-2024 dan 2024-2029, ia juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Sergai untuk kedua kalinya, periode 2025-2030.
Begitu juga dengan Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih merupakan kader PDIP. Ia juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Tebing Tinggi periode 2025-2030.
(afb/afb)











































