Pemkot Batam meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 kategori Pembangunan Terintegrasi Berdaya Saing Global. Pemkot Batam meraih penghargaan ini karena Wali Kota Batam Amsakar Achmad melakukan model pembangunan yang tidak berjalan secara sektoral, melainkan mengintegrasikan semua sektor.
Penghargaan itu diterima Amsakar dalam acara detikSumatera Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026). Penghargaan tersebut diserahkan langsung Manager Regional detikcom Triono Wahyu Sudibyo.
Sebagai informasi, detikSumatera Awards 2026 turut digagas detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom untuk wilayah Pulau Sumatera. Acara ini disiarkan langsung melalui platform resmi detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikSumatera Awards 2026 hadir sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para tokoh, institusi, serta komunitas atas inovasi dan kontribusinya dalam memajukan Sumatera. Selain itu menginspirasi lahirnya berbagai terobosan untuk kemajuan daerah dan masyarakat.
Seleksi penerima penghargaan dilakukan melalui tahapan khusus oleh dewan redaksi detikcom, dengan memperhatikan kriteria inovasi, kreativitas, inspiratif, dampak bagi masyarakat, dan keaktifan di bidang masing-masing
Terdapat sejumlah anugerah yang dihadirkan dalam detikSumatera Awards 2026, antara lain Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Program Bisnis Terpuji, serta Anugerah Figur Akselerator Kemajuan.
Pemkot Batam berhasil membangun model pembangunan yang tidak berjalan secara sektoral, melainkan mengintegrasikan investasi, pengembangan kawasan industri, reformasi regulasi, pembangunan infrastruktur, konektivitas, transformasi ekonomi digital, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Sepanjang tahun 2026, Batam menunjukkan bahwa pembangunan daerah yang berdaya saing global tidak cukup hanya mengandalkan keunggulan geografis. Pemkot Batam bersama BP Batam secara nyata mendorong terciptanya ekosistem pembangunan yang menghubungkan kebijakan pemerintah, kebutuhan dunia usaha, pengembangan infrastruktur, penguatan sektor industri bernilai tambah, dan kesejahteraan masyarakat.
