1 Korban Keracunan MBG di Karo yang Dirawat di RSU Haji Medan Sudah Pulang

1 Korban Keracunan MBG di Karo yang Dirawat di RSU Haji Medan Sudah Pulang

Nizar Aldi - detikSumut
Senin, 24 Agu 2026 15:21 WIB
Krismas Dayanti, siswi SMKN 1 Berastagi korban keracunan MBG saat ditemui di PICU RS Haji Medan (Kartika Sari/detikcom)
Foto: Krismas Dayanti, siswi SMKN 1 Berastagi korban keracunan MBG saat ditemui di PICU RS Haji Medan (Kartika Sari/detikcom)
Medan -

Rumah Sakit UMUM (RSU) Haji Medan menerima 4 pasien rujukan korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo. 1 dari 4 korban tersebut telah diperbolehkan pulang ke rumah.

"Totalnya 4 pasien tapi satu pulang, saat ini masih ada yang dirawat di ruangan 3 pasien," kata Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan RSU Haji Medan Fitrady Ulianda Siregar, Senin (24/8/2026).

Korban yang pulang adalah Krismas. Krismas merupakan korban yang sempat mengalami penurunan kesadaran dan yang pertama kali dirujuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang atas nama Krismas hari Jumat sudah pulang," ucapnya.

Fitrady menjelaskan keluhan pasien saat datang hampir sama semua. Masalah pencernaan atau sakit perut.

ADVERTISEMENT

"kondisinya rata-rata kemarin itu muntah, mual, sama sakit di perutnya, jadi dirawat sama dokter spesialis anak subspesialis konsultan gastro," jelasnya.

Saat ini, ketiga korban masih dirawat di RSU Haji Medan. Semuanya sudah di ruangan rawat inap biasa.

Sebelumnya diberitakan, Murid SMK Negeri 1 Berastagi, Karo, yang menjadi korban keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo yang dirujuk ke RSU Haji Medan. Korban disebut mulai pulih dan membaik.

"Alhamdulillah kondisi adek siswi tersebut sudah semakin membaik," kata Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan RSU Haji Medan Fitrady Ulianda Siregar, Rabu (19/8/2026).

Fitrady menjelaskan jika korban masih dirawat di PICU. Korban sudah mulai bisa duduk hingga berkomunikasi dengan baik.

"Pasien masih dirawat di ruangan PICU, alhamdulillah kondisi siswi tersebut sudah sangat baik, tidak kesakitan lagi, sudah bisa duduk dan berkomunikasi dengan baik dengan keluarga," jelasnya.

Korban sebelumnya disebut mengalami sindrom iritasi usus besar. Dengan gejala seperti sakit perut, kembung hingga perut bengah.

"Sindrom iritasi usus besar, gangguan pencernaan kronis yang bikin perut tidak nyaman, bukan penyakit yang merusak usus. Gejala umum sakit perut/kram, kembung, diare atau sembelit bergantian, perut begah," tuturnya.



(niz/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads