SD Negeri di Kapuas Terbakar, Pemkab Siapkan Skema Belajar Darurat

Regional

SD Negeri di Kapuas Terbakar, Pemkab Siapkan Skema Belajar Darurat

Tim detikKalimantan - detikSumut
Senin, 24 Agu 2026 11:41 WIB
Sekolah Dasar di Pulau Petak Kapuas Terbakar. (BPBD Kapuas)
Foto: Sekolah Dasar di Pulau Petak Kapuas Terbakar. (BPBD Kapuas)
Kapuas -

SDN 1 Bunga Mawar, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas terbakar. Pemkab setempat menyiapkan alternatif untuk 21 siswa agar tetap bisa belajar.

Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas berencana mengadakan pertemuan dengan 21 orang tua siswa pada Senin (24/8/2026). Pertemuan itu dijadwalkan untuk membahas dan menentukan lokasi yang memungkinkan digunakan sebagai tempat belajar sementara.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah pilihan tempat. Beberapa di antaranya adalah Gedung Korwil, sekolah terdekat, hingga musala di sekitar lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insyaallah besok (hari ini) kami akan mengundang 21 orang tua peserta didik untuk menyampaikan rencana akan mengalihkan pembelajaran ke Gedung Korwil, salah satu sekolah atau musala terdekat," ujar Suwarno, dilansir detikKalimantan, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, penentuan lokasi pembelajaran sementara akan dilakukan melalui pembahasan bersama, bukan diputuskan secara sepihak. Kondisi tempat, jarak tempuh, serta kesepakatan antara orang tua dan pihak sekolah akan menjadi pertimbangan agar proses belajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

ADVERTISEMENT

Suwarno mengatakan, persoalan yang dihadapi setelah kebakaran tidak hanya terkait hilangnya bangunan sekolah. Kondisi udara di sekitar lokasi yang masih dipenuhi asap juga menjadi perhatian Dinas Pendidikan.

"Namun, tantangan pascakebakaran bukan hanya soal kehilangan gedung sekolah. Kondisi udara di sekitar lokasi yang masih cenderung berasap juga menjadi perhatian Dinas Pendidikan," ujarnya.

"Untuk mengantisipasinya, 10 guru SDN 1 Bunga Mawar disiapkan menjalankan pola 'Guru Kunjungan'. Dalam skema ini, guru akan mendatangi siswa yang berada di lokasi terdekat dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia sebagai tempat pembelajaran," imbuhnya.

Penerapan pola tersebut nantinya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta hasil kesepakatan antara guru, siswa, dan orang tua. Skema darurat ini disiapkan untuk memastikan hak pendidikan para siswa tetap terpenuhi selama gedung sekolah belum dapat digunakan.

"Sembari proses pembelajaran dialihkan sementara, penanganan terhadap fasilitas SDN 1 Bunga Mawar akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah daerah bersama pihak terkait kini berupaya mencari solusi agar para siswa dapat kembali belajar secara normal setelah kondisi memungkinkan," pungkasnya.

Kebakaran yang menghanguskan satu bangunan SDN 1 Bunga Mawar yang berada di Jalan Pemuda Km 13, Desa Bunga Mawar, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Sabtu (22/8/2026) sore. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Ketika informasi kebakaran diterima oleh jaringan relawan, api disebut telah membesar dan melalap sebagian besar bangunan sekolah. Kepulan asap hitam tampak membumbung tinggi dari lokasi, sementara kobaran api menghanguskan bagian utama bangunan sehingga petugas harus bergerak cepat untuk mencegah api merembet ke area lain.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads