Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menegaskan organisasinya tetap memberikan dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia juga memastikan hubungan antara Prabowo dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih terjalin dengan baik.
"Jadi soal hubungan Pak Jokowi dengan Pak Prabowo, ya ini kan ada yang usaha adu domba, kan begitu. Menurut saya stop adu domba, karena kita ingin pemerintahan ini dibangun berbasis persatuan nasional," kata Budi Arie kepada wartawan saat perayaan HUT ke-12 Projo di Pancoran, Jakarta Selatan, dilansir detikNews, (24/8/2026).
Menurut Budi Arie, Indonesia saat ini menghadapi berbagai persoalan yang tidak ringan. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menahan diri dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahwa persatuan nasional ini penting, dan juga bagaimana sesama anak bangsa ini sama-sama kita bersatu untuk menyelesaikan berbagai problematika permasalahan bangsa dan rakyat. Karena tentu tantangan kebangsaan kita, kenegaraan kita hari ini tidak ringan di tengah berbagai gejolak yang terjadi di masyarakat," ucapnya.
Terkait dinamika politik lainnya, Budi Arie juga menyatakan siap mendukung Jokowi apabila mantan Presiden RI tersebut memutuskan terlibat dalam kepemimpinan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, ia belum mau memberikan kepastian mengenai isu dirinya yang disebut-sebut akan bergabung sebagai Sekretaris Jenderal PSI.
"Tunggu aja, kan mesti tanya Pak Jokowi, Pak Jokowi mau jadi Ketua Umum PSI apa enggak, gitu lho. Iya kan, tanyanya Pak Jokowi, 'Pak, Bapak mau jadi Ketua Umum PSI apa enggak Pak?' Gitu dong," ujar Budi Arie.
Ia menegaskan dukungan Projo akan diberikan apabila Jokowi nantinya menjabat sebagai Ketua Umum PSI. Menurutnya, seluruh jaringan Projo di berbagai daerah akan mendukung partai yang dipimpin Jokowi.
"Kalau Projo itu, kalau Pak Jokowi jadi Ketua PSI, pasti Projo dari Sabang sampai Merauke seluruh Indonesia pasti dukung partainya Pak Jokowi," sambungnya.
Budi Arie menambahkan, Projo hingga kini masih menantikan arah politik yang akan dipilih Jokowi ke depan. Ia menyebut organisasinya siap mengikuti setiap keputusan politik Jokowi.
"Ya kita menunggu arahan dan perintah Pak Jokowi, begitu. Kalau Pak Jokowi jadi ketua umum, kita akan mendukung arah politik Pak Jokowi," imbuhnya.
