Warga mengeluhkan kabel semrawut di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.
Amatan detikSumut di lokasi, kabel semrawut ini ada di persimpangan Jalan Zainul Arifin dan Jalan Pangeran Diponegoro menuju Lapangan Benteng Medan.
Seorang pejalan kaki yang melintas di tepi Jalan Diponegoro, Nindya mengatakan kabel semrawut ini dapat membahayakan pengendara dan rentan menyangkut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa ini pasti membahayakan karena bisa nyangkut, juga mengganggu estetika kota," ujarnya kepada detikSumut, Jumat (21/8/2026).
Menurut Nindya, jika dibiarkan terus menerus, kabel yang tidak ditata dapat berbahaya bagi pengendara dan pejalan kaki.
"Kalau dibiarkan seperti ini bisa berbahaya. Entah kontak atau nyangkut kendaraan juga bisa. Kalau bisa disusun lah kabel-kabelnya, yang tidak dipakai dipotong," ujarnya.
Warga lainnya, Sulaiman mengatakan, kabel semrawut ini sudah ada sejak beberapa bulan yang lalu.
"Sudah berbulan-bulan, karena kebetulan saya bekerja di daerah sini dan sering berjalan kaki untuk makan siang ke luar," katanya.
Ia berharap pemerintah dapat membenahi kabel-kabel yang semrawut agar Kota Medan menjadi lebih baik dan enak untuk dilihat.
"Kalau bisa lebih diperhatikan lagi supaya penataan Kota Medan bisa lebih rapi dan nyaman untuk warga lokalnya maupun wisatawan yang datang ke sini," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi mengatakan, pihaknya akan menyampaikan keluhan warga kepada pihak utilitas.
"Nanti akan kita sampaikan kepada pihak utilitas," ujar Azmi saat dikonfirmasi.
