Kondisi Terkini Korban Keracunan MBG di Karo yang Dirujuk ke RSU Haji Medan

Kondisi Terkini Korban Keracunan MBG di Karo yang Dirujuk ke RSU Haji Medan

Nizar Aldi - detikSumut
Rabu, 19 Agu 2026 09:44 WIB
In the Hospital Sick Male Patient Sleeps on the Bed. Heart Rate Monitor Equipment is on His Finger.
Ilustrasi pasien (Foto: Getty Images/gorodenkoff)
Karo -

Murid SMK Negeri 1 Berastagi, Karo, yang menjadi korban keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo yang dirujuk ke RSU Haji Medan. Korban disebut mulai pulih dan membaik.

"Alhamdulillah kondisi adek siswi tersebut sudah semakin membaik," kata Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan RSU Haji Medan Fitrady Ulianda Siregar, Rabu (19/8/2026).

Fitrady menjelaskan jika korban masih dirawat di PICU. Korban sudah mulai bisa duduk hingga berkomunikasi dengan baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasien masih dirawat di ruangan PICU, alhamdulillah kondisi siswi tersebut sudah sangat baik, tidak kesakitan lagi, sudah bisa duduk dan berkomunikasi dengan baik dengan keluarga," jelasnya.

Korban sebelumnya disebut mengalami sindrom iritasi usus besar. Dengan gejala seperti sakit perut, kembung hingga perut bengah.

ADVERTISEMENT

"Sindrom iritasi usus besar, gangguan pencernaan kronis yang bikin perut tidak nyaman, bukan penyakit yang merusak usus. Gejala umum sakit perut/kram, kembung, diare atau sembelit bergantian, perut begah," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, murid SMK Negeri 1 Berastagi, Karo, yang menjadi korban keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo yang dirujuk ke RSU Haji Medan. Korban dirujuk karena mengalami penurunan kesadaran.

"Disampaikan tadi memang adik kita ini lebih, kondisinya lebih parahlah ya dibandingkan teman-teman yang lain, awalnya dirawat di Kabanjahe, namun dirujuk ke sini karena memang kondisinya pas di sana sempat mengalami penurunan kesadaran," kata Gubernur Sumut, Bobby Nasution, usai menjenguk korban di RS Haji Medan, Jumat (14/8/2026).

Murid tersebut dirawat secara intensif di PICU dan terus dipantau kondisinya oleh tenaga medis. Bobby sempat mengobrol dengan orang tua murid yang keracunan MBG.

"Di sini pokoknya kami usahakan, kami tadi janji sampai pulih, minta orang tua tadi kalau bisa benar-benar dipulihkan total. Tadi estimasi dari dokternya mungkin 2 sampai dengan 3 hari lagi estimasi dari dokternya," ucapnya.

Direktur RSU Haji Medan Yulinda Elvi Nasution menjelaskan jika murid tersebut mengalami keluhan sakit di perut. Ia mengeluhkan sekitar 30 menit sekali.

"Merasa kesakitan dari perutnya itu, sebelum begitu lah, rasa nyeri, nyeri, nyeri sekali. Terus ditambah analgesiknya dari dokter, ya, disuntikkan baru dia tenang, nah, setengah jam sekali begitulah dia, kolik, nyeri yang terlalu hebat," kata Yulinda Elvi Nasution.

Pasien disebut baru tiba siang tadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat ini pihaknya masih terus memantau kondisi pasien.

"Kita masih mau periksa labnya lagi lebih lanjut, kan baru diperiksa dari sana, mungkin besok kita ada hasil lab yang baru," tuturnya



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads