Respons Walkot Amsakar soal Penggrebekan THM dan Kasino di Batam

Kepulauan Riau

Respons Walkot Amsakar soal Penggrebekan THM dan Kasino di Batam

Alamudin Hamapu - detikSumut
Senin, 17 Agu 2026 13:01 WIB
Wali Kota Batam Amsakar Achmad (Alamudin/detikcom)
Foto: Wali Kota Batam Amsakar Achmad (Alamudin/detikcom)
Batam -

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, buka suara soal penyegelan sejumlah tempat hiburan malam (THM) dan penggerebekan aktivitas perjudian di Batam oleh Bareskrim Polri. Amsakar mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penindakan dan informasi resmi dari jajaran kepolisian sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

"Saya pikir ini biar rekan-rekan kita dari kepolisian yang menjawabnya," kata Amsakar usai Upacara HUT Ke-81 RI di Batam, Senin (17/8/2026).

Amsakar berjanji akan menindaklanjuti hasil temuan aparat penegak hukum. Namun, itu dilakukannya setelah seluruh proses disampaikan secara resmi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, seperti apa ending-nya dari temuan yang dilakukan jajaran kepolisian, Bareskrim dan tim, pasti akan diinformasikan kepada kita. Kita akan follow up itu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Namun, untuk saat ini Amsakar menilai polisi merupakan pihak yang paling berkompeten memberikan penjelasan terkait penindakan tersebut.

"Tapi untuk saat ini yang paling kompeten menginformasikan ini dari jajaran kepolisian," katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri melakukan serangkaian penindakan terhadap sejumlah tempat hiburan malam di Batam. Dittipidnarkoba Bareskrim menyegel tiga tempat hiburan malam, yakni HH Club, Newton Club P2 di kawasan Newton, Jodoh, serta F1 Club di Planet Holiday Hotel.

Selain itu, Bareskrim juga menggerebek aktivitas perjudian jenis kasino di Nine Stage Lounge and Bar, Ruko Nagoya Indah, Batu Selicin, Batam, pada Sabtu (15/8) malam.

Dalam penggerebekan kasino tersebut, sebanyak 197 orang diamankan. Polisi juga menyita uang tunai sekitar Rp7,79 miliar dan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian.

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin mengatakan penyidik masih mendalami peran masing-masing orang yang diamankan serta mencari pihak yang diduga sebagai pelaku utama atau owner.

"Semua yang kita lakukan dari beberapa minggu yang lalu, baik dari Direktur Narkoba maupun tim gabungan, ini masih dalam proses pendalaman semua. Tentu kita akan mencari pelaku utamanya atau owner-nya," kata Nunung Minggu (16/8).



(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads