Ternyata Ini Alasan Ide Sering Datang saat di Kamar Mandi

Ternyata Ini Alasan Ide Sering Datang saat di Kamar Mandi

Averus Kautsar - detikSumut
Rabu, 12 Agu 2026 07:02 WIB
hand open toilet door bathroom.People with diarrhea problem concept
Foto: Getty Images/iStockphoto/myibean
Jakarta -

Pernah tiba-tiba mendapatkan ide atau inspirasi menarik saat sedang mandi atau buang air besar? Pengalaman tersebut ternyata cukup umum dialami banyak orang.

Lantas, mengapa ide-ide justru kerap muncul ketika seseorang sedang berada di kamar mandi? Neuropsikolog asal New York City, Sanam Hafeez, PsyD, menjelaskan bahwa otak justru dapat bekerja lebih kreatif ketika seseorang tidak sedang secara aktif berusaha memecahkan sebuah persoalan.

Berhenti memikirkan suatu masalah bukan berarti otak ikut berhenti bekerja. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas sederhana, termasuk saat menghabiskan waktu di kamar mandi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aktivitas rutin seperti mandi atau mengeringkan rambut dengan hair dryer membutuhkan usaha mental yang sangat sedikit. Kondisi ini memungkinkan otak untuk rileks dan beralih ke mode yang lebih kreatif," kata Hafeez dikutip detikHealth dari Real Simple, Selasa (11/8/2026).

"Ketika kita tidak lagi terlalu fokus pada suatu masalah, pikiran menjadi lebih bebas untuk mengembara dan memproses informasi di latar belakang," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Mengalihkan perhatian dari sebuah persoalan untuk sementara waktu bukan berarti seseorang berhenti berusaha mencari solusinya. Justru, jeda tersebut dapat memberikan kesempatan bagi otak untuk terus memproses persoalan secara tidak sadar.

Para ilmuwan menyebut proses tersebut sebagai 'periode inkubasi'. Dalam fase ini, otak tetap mengolah informasi yang berkaitan dengan sebuah masalah meskipun perhatian seseorang telah dialihkan ke aktivitas lain.

"Waktu istirahat secara mental ini membantu otak membuat hubungan baru antara ide, ingatan, dan pengalaman. Hal tersebut sering kali menghasilkan wawasan yang tidak terduga dan momen 'aha!' yang sudah tidak asing lagi," jelas Hafeez.

"Menjauh sejenak dari suatu tugas justru dapat meningkatkan kreativitas karena otak terus mengerjakan masalah meskipun kita tidak secara sadar sedang memikirkannya," sambungnya.

Otak Memiliki Mode Default

Kemunculan ide secara tiba-tiba saat melakukan aktivitas sehari-hari juga berkaitan dengan default mode network (DMN), atau jaringan mode default pada otak. Jaringan ini berperan ketika pikiran tidak sedang sepenuhnya terfokus pada tugas tertentu.

Saat seseorang terlalu berkonsentrasi menyelesaikan suatu persoalan, bukan tidak mungkin muncul kebuntuan mental. Aktivitas sederhana dan rutin seperti mandi atau berjalan kaki dapat memberikan kesempatan bagi pikiran untuk lebih rileks dan mengembara.

Pada kondisi tersebut, otak tetap melakukan pemrosesan informasi di balik layar. Otak dapat membentuk hubungan baru antara berbagai informasi hingga menghasilkan ide atau solusi yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Hafeez menjelaskan aktivitas yang ringan, berulang, serta minim tekanan dapat membuat default mode network lebih aktif.

"Hal ini membantu otak memproses informasi, menghubungkan berbagai ide yang sebelumnya tidak berkaitan, dan memecahkan masalah di latar belakang," ujarnya.

"Itulah sebabnya sebuah ide atau wawasan terkadang terasa muncul begitu saja, padahal kita sebenarnya tidak sedang berusaha memikirkannya," tandas Hafeez.



(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads