Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menanggapi fenomena sejumlah pusat perbelanjaan yang mulai memasang pagar tinggi di area mal. Menurutnya, langkah tersebut belum tentu berkaitan dengan kondisi keamanan saat ini, melainkan bisa menjadi bagian dari kebijakan masing-masing pengelola.
Shinta mengaku belum berkomunikasi langsung dengan pihak pengelola mal yang memasang pagar sehingga belum mengetahui alasan pasti di balik kebijakan tersebut. Meski begitu, ia menduga pemasangan pagar dilakukan sebagai upaya memperkuat sistem keamanan internal.
"Jadi mungkin ada alasan-alasan lebih alasan keamanan aja gitu supaya lebih apa ya, bukannya hanya karena kebetulan saat ini gitu loh, tapi ya mungkin memang supaya mereka bisa menjaga aja dari situasi keamanan gitu. Saya juga belum tahu sih, belum bicara sama pemilik," ujar Shinta di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dilansir detikFinance, Minggu (2/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan Apindo belum memberikan perhatian khusus terhadap fenomena tersebut karena sejauh ini tidak terjadi di seluruh pusat perbelanjaan. Menurutnya, setiap pengelola memiliki kebijakan yang berbeda dalam mengelola keamanan kawasan usahanya.
"Kita nggak terlalu memperhatikan secara detail. Ini juga kan nggak terjadi semua, semua mal. Ini kan cuma satu mal gitu, dan itu mungkin ada alasannya kenapa di situ dipagari. Tapi nanti ya kami mungkin akan cek gitu. Tapi kita nggak, kita sih nggak ada kekhawatiran bahwa semua harus memagari atau dari situasi itu," beber Shinta.
Shinta juga mengungkapkan hingga kini Apindo belum menerima laporan dari pemilik maupun pengembang pusat perbelanjaan mengenai adanya persoalan keamanan yang melatarbelakangi pemasangan pagar tersebut.
Menurutnya, penambahan fasilitas pengamanan merupakan hal yang wajar dan dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan masing-masing pengelola.
"Tapi yang pasti kan dalam situasi bisa aja ya, setiap mal itu punya ini masing-masing untuk menjaga keamanan, dia kemudian memasang itu bukannya karena hari ini kebetulan, tapi ya kapan saja itu bisa terjadi," tuturnya.
