2 Pria Tewas Usai Saling Serang Pakai Sajam di Karo, Polisi Selidiki

2 Pria Tewas Usai Saling Serang Pakai Sajam di Karo, Polisi Selidiki

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Jumat, 31 Jul 2026 01:00 WIB
ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi. (dok. detikcom)
Karo -

Dua pria berinisial DG (45) dan RPS (31) tewas usai terlibat duel berdarah yang diduga dipicu sengketa lahan dan dendam lama di Desa Kutarakyat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Karo, AKP Pedoman Maha membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran untuk mengetahui secara pasti motif kejadian.

"Masih pengembangan," kata Pedoman saat dikonfirmasi detikSumut, Kamis (30/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa duel maut itu terjadi pada Senin (27/7/2026) sekira pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi sementara, kedua pria tersebut sudah saling mengenal dan diduga telah lama memiliki persoalan pribadi serta sengketa lahan.

Saat bertemu di lokasi kejadian, keduanya kembali terlibat perselisihan. Adu mulut yang terjadi kemudian berubah menjadi perkelahian.

ADVERTISEMENT

Keduanya diduga juga telah menyiapkan senjata tajam (sajam), lalu saling serang satu sama lain. Akibat perkelahian dengan menggunakan sajam, DG dan RPS mengalami luka parah hingga akhirnya keduanya meninggal dunia.

Polisi masih menyelidiki, peristiwa tersebut murni merupakan duel atau ada terdapat motif lain di balik kematian kedua korban. Petugas juga sudah menyita sejumlah barang bukti serta memeriksa beberapa saksi.

Pedoman mengimbau keluarga korban maupun masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kami mengimbau masyarakat dan keluarga korban agar tidak terprovokasi. Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian yang saat ini masih melakukan penyelidikan," ujarnya.



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads